Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Kepala Dinas Pendidikan Wahid Wahyudi saat meninjau stan pameran. Foto: DEVI FITRI AFRIYANTI/ BANGSAONLINE
"Ini sekarang SMK sudah semakin banyak diterima di dudika (dunia industri dan dunia kerja, red)," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Wahid Wahyudi, mengungkapkan SMK PK (Pusat Keunggulan) adalah SMK yang di-treatment khusus dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajarannya.
"Agar alumninya ada link and match dengan dudika (dunia industri dan dunia kerja, red)," jelasnya.
Melalui expo dan expose ini, publik atau masyarakat bisa melihat karya dan inovasi siswa-siswi SMK. Dispendik ingin menunjukkan kepada masyarakat dan juga dudika, bahwa alumni SMK siap kerja secara profesional.
"Siap memiliki produktivitas yang tinggi, dan InsyaAllah siap memiliki karakter yang baik. Jadi intinya SMK PK ini betul-betul ingin membangun link and match dengan dudika," imbuhnya. (dev/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




