Suasana latihan menembak yang digelar Kanwil Kemenkumham Jatim untuk para Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan dan Rutan (KPLP/R).
“Kami telah menyusun strategi pengamanan, baik yang sifatnya untuk jangka pendek, menengah dan jangka panjang maupun untuk event tertentu seperti tahun baru serta hari raya, Nah, skill menembak yang diberikan ini diharapkan bisa diaplikasikan untuk mengondisikan massa bila terjadi keadaan darurat," paparnya.
Sebab, kata Teguh, salah satu alat yang digunakan untuk pengendalian massa di lembaga pemasyarakatan atau rutan saat kondisi darurat adalah senjata dengan peluru hampa maupun gas air mata.
“Dengan kemampuan menembak yang baik serta perencanaan dan pengambilan keputusan yang terukur, kami berharap Kepala KPLP/ R bisa mengendalikan massa dengan cepat, tepat dan meminimalisir risiko yang ditimbulkan,” tuturnya.
Selain itu, Kanwil Kemenkumham Jatim juga mengantisipasi terjadinya bencana alam seperti banjir yang kerap muncul di wilayah lapas/rutan. Apalagi, terjadi bencana alam di Jawa Timur pada beberapa titik belakangan ini.
“Di musim penghujan, kami juga perlu antisipasi terhadap luapan dan genangan air yang bisa mengganggu kenyamanan warga binaan sehingga berdampak ke kondisi keamanan lapas/ rutan,” pungkasnya.
Dalam kegiatan yang digelar selama tiga hari itu, Kanwil Kemenkumham Jatim menggandeng para pengasuh dan pembimbing Pusdiklat Sabhara Porong sebagai mentor. Kepala KP Lapas IIA Sidoarjo, Prayogo Mubarak, menjadi siswa terbaik kategori lapas. Sedangkan Nurhadi selaku Kepala KP Rutan Pacitan menjadi siswa terbaik kategori satker rutan. (cat/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




