Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani memukul gong tanda dimulai launching Kantor Digital Kampung Zakat Produktif. Foto:SYUHUD/BANGSAONLINE.com
"Tentu dibutuhkan sinergi dengan baik, agar memungut zakat dari muzakki yang diberikan kepada mustahiq (yang berhak) bisa berjalan maksimal," katanya.
Menurutnya, Pemkab Gresik mewajibkan semua pegawai di lingkungan Pemkab Gresik yang mendapatkan tambahan penghasilan pegawai (TPP), wajib menyalurkan zakatnya di Baznas Gresik.
"TPP ASN harus kita sisihkan untuk zakat. Semakin banyak zakat, semakin banyak rejeki. Maka, dengan transformasi Baznas Gresik kantor digital, semakin mudah masyarakat dan pegawai membayar zakat," jelasnya.
Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik ini mengatakan, dengan sistem digital ini, besar harapan Baznas Gresik merupakan lembaga amil zakat yang mempunyai kepercayaan kepada masyarakat.
"Ada transparansi digital, dan berzakat semakin mudah. Membantu pelayanan zakat mendapatkan layanan yang transparansi, dan akuntabilitas . Dengan aplikasi website ini, semuanya sudah ada di genggaman handphone," terangnya.
"Saya mengajak kepada seluruh lembaga zakat, diberikan lokus kemiskinan ekstrim. Kedepan, tahun 2023 ada gotong royong membantu membantu saudara-saudara kita yang kurang beruntung," sambungnya.
Bupati dalam kesempatan ini, juga melakukan simulasi pembayaran ZIS di Kantor Digital.
Caranya cukup mudah, pertama membuka aplikasi browser http://kabgresik.baznas.go.id, lalu klik bayar zakat, isi data diri, jenis zakat/infaq dan nominal pembayaran yang diinginkan.
Lalu, pilih metode pembayaran yang diinginkan, dan klik bayar. Setelah itu, muzakki langsung mendapatkan nomor virtual account untuk pembayaran melalui bank atau menggunakan e-money yang tersedia.
Setelah pembayaran selesai, akan mendapatkan informasi melalui Whatsapp (WA) otomatis dari sistem sebagai bukti setor zakat.
Dalam acara tersebut, juga dilakukan pemberian beasiswa produktif dan Kampung Zakat Produktif Baznas Gresik, serta program bedah rumah.
Dari data yang dihimpun, pada tahun ini, sebanyak 15 warga kurang beruntung, mendapatkan program bedah rumah dari Baznas Jatim dan Baznas Gresik.
Dalam kegiatan itu turut hadir juga, Ketua DPRD Gresik Moh. Abdul Qodir, Wabup Aminatun Habibah serta para Pimpinan Baznas Pusat, Jatim, dan Kabupaten Gresik serta Kepala OPD di lingkungan Pemkab Gresik. (hud/rif)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




