Korban penganiayaan berinisial MR saat menjalani perawatan di RSUD Sampang. Foto: MUTAMMIM/BANGSAONLINE
SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Anggota Fraksi PDIP DPRD Sampang berinisial IN dilaporkan ke polisi lantaran diduga menganiaya warga, MR. Penganiayaan itu dilakukan di Jalan Saketeng, Desa Panggung, Kecamatan Sampang.
"Ya betul, MR dianiaya oleh lima orang yang terdiri dari anggota dewan dari PDIP dan Sekdes Pengelen. Pada saat itu, korban berada di warung kopi dan dihampiri beberapa orang," ucap saksi mata di tempat kejadian, Johan, Selasa (9/8/2022).
BACA JUGA:
- Diskopimdag Sebut Konflik Timur Tengah Belum Pengaruhi Harga Pangan di Sampang
- Bukan karena Konflik Timteng, Pemkab Sampang Sebut Stok LPG Dipengaruhi Permintaan Tinggi
- Konflik Timur Tengah Masih Panas, Disnaker Sampang Sebut Pengiriman Pekerja Migran Tetap Berjalan
- Diskominfo dan Dinsos Sampang Kolaborasi Siapkan Sosialisasi Larangan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
Akibatnya, MR mengalami patah tulang di hidung dan mengalami pendarahan cukup serius. Korban kini tengah menjalani rawat inap di RSUD dr. Mohammad Zyn, Sampang. Ia menuturkan, MR kemudian melapor ke Mapolres Sampang atas penganiayaan yang dialami.
"Korban sudah melaporkan penganiayaan ini ke Polres Sampang. Dan Polres Sampang mengarahkan untuk dilakukan visum untuk menindaklanjuti laporan," ungkapnya.
Sementara itu, Unit IV Satreskrim Polres Sampang, Aipda Soni Eko, membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan tindak penganiayaan dari masyarakat.
"Ya, betul. Ada masyarakat melaporkan atas penganiayaan. Tetapi untuk motifnya kami dalami dulu," kata Soni.
"Untuk sekarang kami tidak bisa memberikan informasi secara jelas karena belum mengetahui motif penganiayaan. Namun, kami akan memberikan informasi lebih lanjut terkait laporan ini," imbuhnya. (tam/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




