AMAN. Senior Supervisor Security and Public Relations Operator Blok Tuban, JOB P-PEJ, Yoga S. Utomo mengaku kondisi di Pad A sudah aman. Foto: Eky nurhadi/BANGSAONLINE
Yoga menjelaskan, setelah diberikan penjelasan bahwa kondisi kebocoran sudah dapat ditangani, warga kemudian langsung pulang ke rumah masing-masing. “Situasi normal kembali. Warga kembali pulang ke rumah," tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, kegiatan pengeboran minyak dan gas bumi (migas) di Sumur SKW#21 di lokasi tapak sumur Pad A, Blok Tuban, Lapangan Sukowati mengalami kebocoran yang menyebabkan bau tidak sedap.
Warga yang mencium bau tak sedap itu kemudian langsung berkumpul di titik aman, yakni di Balai Desa setempat. Kejadian berlangsung singkat. Ini berkat drill PKDB yang dilaksanakan secara reguler bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bojonegoro.
"Jika mereka tidak terlatih, atau kita tidak lakukan drill PKDB secara reguler, tentunya incident kemarin malam akan berakibat lain yang mungkin akan lebih tinggi severitynya dan banyak korban bukan karena incident itu sendiri tetapi karena panik," ujar Yoga.
Bau kebocoran gas itu terbawa angin kearah selatan (Desa Ngampel,red). Warga mulai mencium bau tak sedap sekitar pukul 19.45 WIB.
"Yang jelas kondisi sudah terkendali. Adanya kebocoran sudah teratasi dan tidak berkembang," kata Kapolres Bojonegoro AKBP Hendri Fiuser.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




