Capaian UHC Kota Kediri 97,72 persen, Wali Kota Terima Penghargaan dari BPJS Jatim

Capaian UHC Kota Kediri 97,72 persen, Wali Kota Terima Penghargaan dari BPJS Jatim Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, saat menerima Penghargaan dari Deputi Direksi BPJS Wilayah Jawa Timur, I Made Puja Yasa. Foto: Ist

"Tidak perlu takut lagi ketika sakit datang ke fasilitas kesehatan. Sebaran puskesmas kita juga bagus kita punya 9 puskesmas yang akan terus kita upgrade. Kami, Pemkot , tidak meminta sakit, tapi kami sedia payung sebelum hujan," tuturnya.

Pada kesempatan ini, Wali Kota memberikan penghargaan kepada tiga kelurahan yang telah mencapai cakupan UHC tertinggi, Balowerti, Pesantren, dan Tamanan. Abu juga menyerahkan secara simbolis kartu BPJS kepada masyarakat di Kelurahan Semampir, yakni, Suhartini, Muji Astutik, dan M. Rafi Alfarizky.

Sementara itu, Deputi Direksi BPJS Wilayah Jawa Timur, I Made Puja Yasa, menjelaskan UHC adalah jumlah penduduk yang terdaftar minimal 95 persen. Di Kota sendiri sudah lebih dari 95 persen. Bahkan di atas angka Nasional yang masih 87 persen.

Saat ini apabila UHC sudah lebih dari 95 persen, didaftarkan oleh pemerintah daerah dan pemerintah daerah sudah mengalokasikan anggaran, maka kartu sudah langsung aktif. Tapi untuk peserta mandiri menunggu 14 hari.

"Kami mengapresiasi pak wali yang sangat peduli terhadap masyarakatnya. Komitmen untuk memberikan akses pelayanan kesehatan terhadap masyarakat luar biasa. Saya apresiasi dan terima kasih telah berkoordinasi memastikan validasi data di Kota ," kata Made

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Kesehatan Kota , Fauzan Adima; Kepala BPJS Kesehatan Cabang , Hernina Agustin; lurah se-Kota , kepala rumah sakit dan klinik yang bekerjasama dengan BPJS, kepala puskesmas se-Kota , dan tamu undangan lainnya. (uji/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'BI Kediri Gelar Bazar Pangan Murah Ramadhan 2024':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO