Peserta takbir keliling dengan menenteng obor saat menyambut Hari Raya Idul Adha di Masjid Al-Mubarok, Wates, Kabupaten Kediri. Foto: Ist
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Idul Adha 1443 H telah tiba. Ada yang unik saat para santri, ustaz, ustazah, dan wali santri Masjid Al Mubarok Lingkungan Trate, Desa Pagu, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, saat menyambut hari raya umat Islam itu.
Mereka melakukan pawai obor yang dimulai dari masjid setempat dan berkelliling kampung sejauh 1 km pada Sabtu (9/7/2022) malam. Sambil terus mengumandangkan takbir, para santri dan ustaz berjalan keliling kampung sebagai bentuk rasa syukur menyambut datangnya hari raya Idul Adha.
BACA JUGA:
- TPA Sekoto Rawan Overload, DLH Kabupaten Kediri Usulkan Dua TPST Berteknologi RDF
- CJH Tertua 105 Tahun Berangkat ke Tanah Suci, Bupati Kediri Titip Pesan Saling Jaga
- Sengketa Proyek Griya Keraton Sambirejo Berlanjut ke Arbitrase
- Ini Bantahan Dandim 0809 Kediri soal Viralnya Video Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih
Salah satu peserta takbir, Aufa Hilda Billah, mengaku sangat senang mengikuti pawai obor. Karena bisa memeriahkan hari raya idul adha bersama teman-temannya.
"Sangat senang mengikuti pawai obor keliling kampung ini. Meski agak jauh namun karena demi syiar agama, ia dan teman-teman tetap semangat," ujarnya.
Panitia pawai obor, Joko Riyanto, mengatakan bahwa selain untuk menyambut hari raya Idul Adha, kegiatan ini juga untuk melestarikan warisan budaya islami. Ia menambahkan, dengan momentum hari raya kurban ini, PMK yang tengah melanda diharapkan segera hilang.
"Jadi ini untuk menyambut hari raya Idul Adha, juga untuk melestarikan warisan budaya islami, yang mulai terkikis oleh zaman modern," kata Joko.
"Semoga dengan hari Raya Idul Adha ini, penyakit PMK yang saat ini tengah mewabah, segara hilang," imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, juga mendatangi takbir keliling yang diikuti santri Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) di Desa Turus, Kecamatan Gurah, di hari yang sama. Ratusan santri TPQ ikut meramaikan acara takbir keliling dan mereka tetap menggunakan obor atau biasa disebut oncor sebagai penerangan.
"Alhamdulilah hari ini kita bisa ikuti takbir keliling untuk merayakan Idul Adha, ini menarik karena banyak banget yang ikut dan membawa oncor," kata Dhito.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




