Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana (nomor 3 dari kanan), saat berada di lahan pertanian. Foto: Ist
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mendorong petani di wilayahnya untuk semakin memiliki daya tawar dan mampu meningkatkan nilai jual komoditas pertaniannya. Untuk mencapai hal tersebut, petani diharapkan semakin paham kualitas dari komoditas yang ditanam.
Berbagai upaya dilakukan Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Kabupaten Kediri untuk mendukung petani, salah satunya mempertemukan petani dengan produsen benih, pupuk, maupun obat-obatan, seperti giat inovasi dan teknologi pertanian yang diadakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Papar, Rabu (8/6/2022).
BACA JUGA:
- TPA Sekoto Rawan Overload, DLH Kabupaten Kediri Usulkan Dua TPST Berteknologi RDF
- CJH Tertua 105 Tahun Berangkat ke Tanah Suci, Bupati Kediri Titip Pesan Saling Jaga
- Sengketa Proyek Griya Keraton Sambirejo Berlanjut ke Arbitrase
- Ini Bantahan Dandim 0809 Kediri soal Viralnya Video Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih
"Teman-teman petani harus tahu, sejauh apa nutrisi, kualitas dari tanaman yang jenengan miliki, setelah itu jenengan punya daya tawar, bargaining punya sikap kalau ditawar murah ya nggak bisa," kata Dhito.
Dengan demikian, petani bisa belajar dan menyaksikan langsung perkembangan teknologi terkini. Pasalnya, setiap peralatan modern di bidang pertanian dihadirkan dalam agenda itu, seperti penyediaan lokasi untuk produsen benih menunjukkan hasil produk andalannya.
Bupati berujar, pihaknya memberi kesempatan bagi petani yang tergabung dalam Gapoktan agar dapat berdiskusi dengan produsen benih maupun pupuk. Dari sana, apa yang menjadi kebutuhan petani termasuk kendala yang ditemui bisa disampaikan melalui BPP.
"Tahun 2022 ini kita sudah ada 12 BPP, tahun 2023 nanti kita akan menyelesaikan 26 BPP, jadi 2023 kita sudah tuntas BPP (di semua kecamatan)," ujarnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




