Mentan, Syahrul Yasin Limpo, saat bersama Gubernur Khofifah usai menggelar rapat koordinasi. Foto: DEVI FITRI AFRIYANTI/BANGSAONLINE
“PMK ini masih dalam penelitian lab veteriner kita di Surabaya secara maksimal, sehingga kita bisa identifikasi ini pada level berapa, jenisnya seperti apa, kita harap hari ini atau besok akan keluar hasilnya,” kata Syahrul.
Dengan hasil laboratorium tersebut, pemerintah akan lebih mudah menentukan vaksin yang tepat. Ia berharap penentuan vaksin dapat memanfaatkan sumber daya yang ada di dalam negeri dan turut dipastikan penanggulangan PMK dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Sementara itu, Gubernur Khofifah menyebut untuk memaksimalkan proteksi dan mencegah penularan isolasinya berbasis kandang.
“Karantina berbasis kandang, jadi yang sudah ada gejala symptomatic jangan dibawa keluar kandang dan sudah dilakukan penyuntikan,” ucap Gubernur
Ia berharap dengan adanya penyuntikan masif utamanya di kandang yang sudah ada gejalanya paling tidak tiga kali penyuntikan dan akan dimasifkan. Khofifah juga menyampaikan jika sudah berkoordinasi dengan Mentan supaya ketersediaan obat-obatan analgesic, antibiotic, vitamin tercukupi.
“Saya pun meminta kepada ikatan alumni FK Hewan Unair menurunkan tim lebih banyak supaya penyuntikan lebih masif,” kata Khofifah. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




