Kakanwil Kemenag Jatim Tekankan 4 Kompetensi yang Harus Dimiliki Pembimbing Manasik Haji

Kakanwil Kemenag Jatim Tekankan 4 Kompetensi yang Harus Dimiliki Pembimbing Manasik Haji Kakanwil Kemenag Jatim Husnul Maram saat membuka kegiatan sertifikasi manasik haji mandiri, di Novotel Hotel Surabaya, Senin (28/2) malam. foto: ist.

Kompetensi yang satu ini, tandas Maram, tidaklah ringan karena setiap saat pembimbing harus komunikatif dengan jamaah dengan bahasa percakapan yang menenangkan dan memberi solusi selama di tanah suci.

Maram mengungkapkan, saat ini jumlah pembimbing di Jawa Timur yang pernah mengikuti sertifikasi pembimbing, baik yang diadakan oleh FK KBIHU maupun Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur sebanyak 1.154 orang. Adapun jumlah jamaah waiting list di Provinsi Jawa Timur per tanggal 28 Februari 2022 adalah 1.089.567 orang, dengan masa tunggu 32 tahun.

"Artinya, jamaah yang mendaftar hari ini akan berangkat tahun 2053. Jamaah yang saat ini sedang menunggu keberangkatan jumlahnya jutaan, maka perlu adanya perhatian dari pemerintah, salah satunya adalah kehadiran dan peran Bapak/Ibu semua, sebagai pembimbing haji," ungkapnya.

Ia juga meminta kepada pembimbing untuk bisa memberikan pemahaman kepada para jamaah. Tidak hanya pada saat mereka mau berangkat, tetapi bisa diberikan pemahaman tentang manasik saat ini melalui majelis taklim, pengajian, dan ceramah agama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Prof. Dr. Hilman Latief, Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, UIN SATU Dr. Akhmad Rizqon Khamami, serta Kepala PFK-KBIHU Provinsi Jawa Timur KH. Abu Bakar Assegaf. (ian/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO