Wartawan BANGSAONLINE.com Supardi saat menemui Ketua Komite SMAN 1 Bangil, Sami'udin (kiri).
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Gonjang-ganjing pembangunan gedung asrama SMAN Taruna Madani di kompleks SMAN 1 Bangil Kabupaten Pasuruan akhirnya terjawab.
Muchlis, Ketua LSM Jimat (Jaringan Informasi Masyarakat) Pasuruan, mengungkapkan pembangunan gedung asrama SMAN Taruna Madani tidak melalui lelang, melainkan penunjukan langsung (PL).
BACA JUGA:
- Polemik Penutupan Warkop di Pasuruan, Transparansi dan Integritas Aparat Jadi Sorotan
- Proyek Jalan Kedungringin Tetap Berlanjut, Target Rampung Akhir 2025
- Dianggap Ingkari Janji, Warga Kedungringin Pasuruan Hentikan Sementara Proyek Jalan Rp3,6 Miliar
- Polres Pasuruan dan BNNK Edukasi Bahaya Narkoba ke Pelajar SMAN Taruna Madani
Pembangunan gedung asrama itu menghabiskan anggaran sekira Rp1,5 miliar lebih, yang dananya utang dulu ke pelaksana. "Jangka waktu pengembalian 5 tahun melalui pungutan uang gedung penerimaan siswa baru," ungkapnya.
"Sedangkan untuk ruang makan siswa putra dianggarkan Rp1.089 miliar, anggarannya dari dispendik provinsi melalui lelang," tambah Muchlis.
Sebelumnya, Kepala SMAN 1 Bangil Imron Rosadi mengaku tidak tahu menahu terkait pembangunan gedung SMAN Taruna Madani. Namun ketika dikonfirmasi lebih lanjut, Imron akhirnya mengetahui perihal anggaran pembangunan tersebut. Hanya saja, ia enggan membeberkan secara detail.
"Saya tahu pak. Habisnya nanti berapa, kan belum tahu, karena masih proses," kata Imron Rosadi saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




