Camat Balongpanggang M. Amri Maulana saat turun melihat warganya yang kebanjiran dampak luapan Kali Lamong. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kali Lamong yang menbentang di Kabupaten Gresik, kembali meluap, Kamis (10/2) dini hari. Akibatnya, ada 7 desa di wilayah Kecamatan Balongpanggang yang terendam.
Ketujuh desa tersebut adalah, Desa Wotansari, Banjaragung, Pucung, Wotansari, Dapet, Karangsemanding, dan Sekarputi. Ketinggian air rata-rata 70 centimeter.
BACA JUGA:
- Siapkan Anggaran, DPRD dan Pemkab Gresik Kompak Driyorejo Bebas dari Banjir Kali Avoor
- Bupati Gresik Soft Launching Gresik Universal Science, Wisata Edukasi Digital di Balongpanggang
- Cegah Banjir, Warga Babaksari Gresik Gotong Royong Perbaiki Tanggul Bengawan Solo
- Perbaikan 2 Titik Tanggul Anak Kali Lamong di Cerme Gresik Ditarget Rampung Tiga Hari
Camat Balongpanggang, M. Amri Maulana membenarkan terjadinya banjir akibat meluapnya Kali Lamong di Kecamatan Balongpanggang.
"Ini saya dan teman-teman turun ke desa-desa yang terendam," ucap Amri saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com, Kamis (10/2).
Pihaknya saat ini tengah melakukan pendatanan jumlah rumah warga yang terendam dan faslitas apa saja yang juga ikut terendam.
"Ini masih spot by spot. Kami tengah melakukan pendataan," tegasnya.
Sementara itu, Jarwo, warga Dusun Jedong, Desa Sekarputih mengungkapkan bahwa Kali Lamong meluap setelah hujan lebat mengguyur sejak Rabu (9/2) sore.
"Kali Lamong meluap mulai pukul 03.30 WIB sampai sekarang," ungkapnya.
Jarwo berharap banjir segera surut kembali. Ia juga berharap Pemkab Gresik segera mengeruk kali Lamong agar desanya tidak menjadi langganan banjir lagi. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






