Dituduh Berijazah Palsu, Siapa Penggoyang Bupati Ponorogo Giri Sancoko?

Dituduh Berijazah Palsu, Siapa Penggoyang Bupati Ponorogo Giri Sancoko? Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko memakai seragam PDI Perjuangan. Foto kanan, tanda bukti laporan dugaan ijazah palsu dengan terlapor Sugiri Sancoko. Foto: Surya

Bagaimana respons Sugiri Sancoko? Mantan politikus Demokrat itu tampak santai. “Klarifikasi saja ke kampus, Mas. Itu ijazah produk kampus kok,” kata Sugiri Sancoko seperti dikutip Sinyalponorogo.com.

(Sugiri Sancoko dan Lisdyarita. foto: kompas.com)

Sugiri Sancoko juga memberikan nomor HP seorang dosen di universitas tersebut bernama Andri.

Yang menarik, dalam berita itu Reno Bagus Samodra – sang pelapor - disebut-sebut sebagai kader PDI Perjuangan.

Loh, bukankah Sugiri Sancoko saat jadi calon bupati diusung PDI Perjuangan? Bahkan wakil bupatinya, Hj. Lisdyarita juga kader PDI Perjuangan?

Memang sempat muncul spekulasi politik. Namun ternyata Bupati Sugiri Sancoko dan Wabup Lisdyarita di depan publik tampak selalu harmonis. Spekulasi politik negatif pun – dengan sendirinya – tertepis. Faktanya, sang bupati dan wabup akur-akur saja.

Apalagi kabarnya ada ketentuan di PDIP, siapa pun yang menjadi calon kepala daerah atau legislatif dari partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu harus memiliki kartu anggota partai. Otomatis Giri Sancoko adalah anggota dan kader PDI Perjuangan.

Meski demikian, muncul pertanyaan lain, mengapa baru sekarang dilaporkan kepada polisi? Kok tidak sejak proses pencalonan bupati dan wakil bupati?

Benarkah dugaan itu baru ditemukan sekarang? Bukankah Sugiri Sancoko juga pernah jadi anggota DPRD? Dan saat itu ijazahnya aman-aman saja? (Baca pernyataan KPU Jatim soal ini di BANGSAONLINE.com).

Tampaknya ke depan banyak misteri yang perlu diungkap. Benarkah ijazah Sugiri Sancoko palsu? Atau semata goyangan politik berupa angin spoi-spoi? Dan yang penting lagi, siapa sebenarnya yang menggoyang posisi Bupati Sugiri Sancoko?

Semoga warga tetap guyub dan rukun. (tim)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO