H. Samwil, SH, Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim. foto: istimewa
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dorongan sejumlah kader dari berbagai daerah agar Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY maju dalam pemilihan Presiden 2024 semakin gencar. Bahkan semalam (Sabtu, 29/1/2022), saat acara perayaan puncak Natal Partai Demokrat di Jakarta, AHY menyatakan siap berikhtiar untuk memenuhi harapan masyarakat Indonesia.
Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim, Samwil, sebagai kader di daerah juga menyatakan kesiapannya memenangkan AHY dalam Pilpres 2024 mendatang. Menurut Samwil, banyak pertimbangan yang mendasari bahwa AHY harus maju dalam pilpres mendatang.
BACA JUGA:
- Gelar Pendidikan Politik Kader, Demokrat Gresik Targetkan 10 Kursi di Pemilu 2029
- Kementerian ATR/BPN Percepat Pengadaan Tanah Exit Tol Padang-Sicincin, AHY Minta Semua Lahan Klir
- Kenang Nilai 11 dari 100 yang Diberikan Anies, Prabowo: Aku Nggak Dendam
- Jadi Plt Ketua DPC Demokrat Gresik, Samwil Luncurkan Rumah Aspirasi di 18 Kecamatan
“Masyarakat dari segala kultur dan umur banyak meminta agar AHY memimpin bangsa Indonesia pasca Presiden Jokowi ini, dan permintaan tersebut harus kita sambut baik,” jelas Samwil, Ahad (30/1/2022).
Alasan lain yang juga tidak kalah penting, kata Samwil, adalah karena kebutuhan elektoral Partai Demokrat di 2024 nanti. Berkaca pada hasil Pemilihan Umum tahun 2014 dan 2019, suara Partai Demokrat turun signifikan. Tentunya pada 2024 Partai Demokrat tidak ingin hal tersebut terjadi lagi. Sehingga perlu ada sosok pemersatu dan dicintai oleh rakyat Indonesia khususnya kaum muda. Sosok tersebut ada pada diri AHY.
“Tahun 2014 dan 2019, elektoral efek dari pilpres Demokrat semakin turun perolehan kursinya. Maka dari itu dipandang perlu salah satu kader Partai Demokrat harus maju di pilpres mendatang, yang paling pas adalah ketum DPP PD mas AHY,” pinta Samwil.
Jika AHY maju, maka seluruh kader dan dibantu masyarakat akan bahu membahu memilih AHY memimpin bangsa Indonesia.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




