Tafsir Al-Kahfi 74-76: Tes Kedua untuk Nabi Musa, Melihat Anak Kecil Dibunuh dengan Sadis

Tafsir Al-Kahfi 74-76: Tes Kedua untuk Nabi Musa, Melihat Anak Kecil Dibunuh dengan Sadis Ilustrasi.

Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*

74. Fainthalaqaa hattaa idzaa laqiyaa ghulaaman faqatalahu qaala aqatalta nafsan zakiyyatan bighayri nafsin laqad ji'ta syay-an nukraan

Maka berjalanlah keduanya; hingga ketika keduanya berjumpa dengan seorang anak muda, maka dia membunuhnya. Dia (Musa) berkata, “Mengapa engkau bunuh jiwa yang bersih, bukan karena dia membunuh orang lain? Sungguh, engkau telah melakukan sesuatu yang sangat mungkar.”

75. Qaala alam aqul laka innaka lan tastathii’a ma’iya shabraan

Dia berkata, “Bukankah sudah kukatakan kepadamu, bahwa engkau tidak akan mampu sabar bersamaku?”

76. Qaala in sa-altuka ‘an syay-in ba’dahaa falaa tushaahibnii qad balaghta min ladunnii ‘udzraan

Dia (Musa) berkata, “Jika aku bertanya kepadamu tentang sesuatu setelah ini, maka jangan lagi engkau memperbolehkan aku menyertaimu, sesungguhnya engkau sudah cukup (bersabar) menerima alasan dariku.”

TAFSIR AKTUAL

Simak berita selengkapnya ...