Petugas saat melakukan pangkas pohon yang dinilai membahayakan warga. (Ist).
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) melakukan gerebek pangkas pohon yang berada di beberapa jalan protokol, mulai Kamis (11/11) kemarin. Kegiatan itu dimulai dari sepanjang Jalan Mayor Bismo.
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyampaikan, pangkas pohon ini upaya untuk mencegah banyaknya pohon yang tumbang di musim penghujan.
BACA JUGA:
- Pemkot Kediri Jangkau Calon Siswa Sekolah Rakyat 2026/2027
- Perbarui DTSEN, Pemkot Kediri Pastikan Distribusi Bansos Lebih Tepat Sasaran
- Sambut Studi Tiru dari NTT, Wali Kota Kediri Perkenalkan Pengembangan Tenun Ikat Bandar Kidul
- Peringati Harkitnas ke-118, Wali Kota Kediri Tekankan Literasi Digital Generasi Muda
“Setelah agenda susur sungai untuk kendalikan arus air, pepohonan di sepanjang jalan perlu untuk dikondisikan, untuk menghindari pohon tumbang yang membahayakan pengguna jalan dan kabel listrik,” ujar Mas Abu, sapaan akrab Walikota Kediri itu, Jumat (12/11).
Sementara Kepala DLHKP Kota Kediri M. Anang Kurniawan, menyampaikan bahwa sasaran utama pemangkasan adalah dahan pohon yang sudah kering dan menjuntai, utamanya yang berada di jalan dekat tempat publik dan jaringan listrik.
Menurutnya, pemangkasan pohon ini merupakan upaya penanggulangan bencana hidrometeorologi. “Kami juga bersinergi dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman serta PLN Kota Kediri,” ujarnya.
Sebenarnya, pemangkasan pohon ini merupakan agenda rutin DLHKP untuk mengurangi risiko pohon tumbang. Hanya saja memasuki musim hujan ini, kegiatan tersebut dimasifkan. (uji/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




