Rabu, 23 Juni 2021 15:36

Terbesar di Jember, Temuan BPK Soal Kebocoran Dana Covid-19 Rp 107 Miliar Jadi Sorotan Masyarakat

Jumat, 11 Juni 2021 21:33 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yudi Indrawan
Terbesar di Jember, Temuan BPK Soal Kebocoran Dana Covid-19 Rp 107 Miliar Jadi Sorotan Masyarakat
Anggaran penanganan Covid-19 Pemkab Jember.

JEMBER, BANGSANLINE.com - Temuan BPK terkait pengelolaan keuangan Kabupaten Jember tahun anggaran 2020 sebesar Rp 107 miliar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, menjadi sorotan masyarakat. Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK tersebut merupakan temuan terbesar di Jember selama ini.

Pihak Legislatif pun meminta kepada BPK untuk segera melakukan audit investigasi hasil laporan pemeriksaan anggaran sebesar Rp 107 miliar yang diduga tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Menanggapi hal tersebut Bupati Jember Hendy Siswanto menjelaskan, untuk LHP BPK diberikan waktu selama 60 hari. Tetapi, rekomendasi yang diberikan akan dilakukan sesuai dengan yang diperintahkan BPK.

"Ya, kita akan segera tindaklanjuti dan waktunya memang tidak banyak, hanya 60 hari saja," ungkap Bupati Hendy saat dikonfirmasi di Pendopo Wahyawibawagraha, Jumat (11/6/2021).

BACA JUGA : 

33 Pejabat Pemkab Jember Kembali Dimintai Keterangan BPK

Menuju Kabupaten Responsif Gender, Pemkab Jember Melalui DP3AKB Gelar Rakor PUG

Bupati Hendy Instruksikan Jajarannya Selalu Awasi Kepatuhan Prokes Warga

Belum Ada Izin dari Kemendagri, Bupati Hendy Resmi Perpanjang SK Plt. Pejabat

Untuk langkah selanjutnya, kata Hendy, dirinya akan meminta kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Jember agar segera mengerjakan temuan dan rekomendasi dari BPK tersebut.

"Sekarang hasil temuan dari BPK sedang dikerjakan kan. Itu kan banyak sekali, jadi harus teliti. Saya meminta ke setiap OPD untuk jawab apa yang sudah dikerjakan," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, pada tahun 2020 Kabupaten Jember melakukan refocusing anggaran penanganan Covid-19 yang masuk terbesar di Indonesia dengan anggaran Rp 479 miliar.

Namun setelah digunakan, ada anggaran sebanyak Rp 107 miliar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Hal ini mengakibatkan Kabupaten Jember mendapatkan opini Tidak Wajar (TW) dalam pengelolaan keuangaan daerah. (yud/ian)

Pasuruan Zona Merah, Vaksinasi Digencarkan
Selasa, 22 Juni 2021 23:42 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Polres Pasuruan Menggelar Vaksinasi Massal Selasa Siang Tadi(22/06/2021). Vaksinasi Ini Dilakukan Di Alam Terbuka, Tepatnya Di Wilayah Prigen, Kabupaten Pasuruan. Warga Terlihat Antusias Mengantre Untuk Mengikuti Vaksi...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Rabu, 23 Juni 2021 06:20 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Perang Diponegero melawan penjajah Belanda menimbulkan korban luar biasa. Ribuan penjajah Belanda tewas. Begitu juga para pejuang Indonesia. Bahkan Belanda sempat kewalahan.Perang Diponegoro pecah karena penjajah Beland...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...