Rabu, 04 Agustus 2021 13:47

Paket Wisata Air Terjun Kertoembo, Upaya Pemkab Madiun Geliatkan Sektor Pariwisata

Minggu, 30 Mei 2021 22:14 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Hendro Suhartono
Paket Wisata Air Terjun Kertoembo, Upaya Pemkab Madiun Geliatkan Sektor Pariwisata
Pesona Air Terjun Kertoembo yang memikat para wisatawan untuk mengunjunginya.

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Pemkab Madiun melalui disparpora sedang gencar menggarap sektor pariwisata untuk meningkatkan pendapatan daerah. Caranya, dengan menggali tempat wisata baru.

Seperti yang dilakukan Minggu (30/05) pagi, para istri Forkopimda Kabupaten Madiun melakukan cek lokasi dan melihat langsung Air Terjun Kertoembo yang berada di Dusun Kandangan, Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun.

Menurut Istri Bupati Madiun, Pentalianawati Ahmad Dawami, Kabupaten Madiun memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Karena itu, perlu disosialisasikan dan dioptimalkan.

"Sektor pariwisata berperan penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan, dan mengurangi kemiskinan. Apalagi Madiun juga memiliki potensi yang luar biasa di bidang tersebut," ujar Penta kepada BANGSAONLINE.com.

BACA JUGA : 

Masih Diakomodir, Begini Alur Pendaftaran Bantuan Uang Tunai bagi para Pekerja Seni di Madiun

Bupati Madiun Bagikan Bantuan ke Anak Yatim Piatu, Disabilitas, Eks Psikotik, dan Lansia

Bantu Perekonomian Pekerja Seni, Pemkab Madiun Salurkan Bantuan Uang Tunai Senilai Rp 600 Ribu

Pemkab Madiun Mulai Salurkan Sembako untuk 68.320 KPM

Meski demikian, ia mengingatkan pengelola dan pengunjung wisata untuk selalu mengutamakan protokol kesehatan, karena saat ini kondisi masih pandemi. Ia mengajak seluruh masyarakat bersama-sama taat prokes dan terus inovatif menciptakan wisata-wisata baru yang mampu mendongkrak potensi wisata.

Di kesempatan yang sama, Kepala Disparpora Kabupaten Madiun Anang Sulistijono menuturkan, jika kegiatan tersebut menindaklanjuti Peraturan Presiden (Pepres) Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Ekonomi pada Kawasan Gresik - Bangkalan - Mojokerto - Surabaya - Sidoarjo - Lamongan (Gerbangkertasusila), Kawasan Bromo - Tengger - Semeru (BTS), serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan.

"Air Terjun Kertoembo juga merupakan salah satu objek ekowisata yang dikembangkan oleh Pemkab Madiun melalui disparpora," jelas Anang.

(Para istri Forkopimda Kabupaten Madiun sedang berpose usai melakukan cek lokasi dan melihat langsung Air Terjun Kertoembo)

Anang melanjutkan, wisata Air Terjun Kertoembo akan dikembangkan secara paketan. Artinya, selain wisata air terjun, juga akan disediakan kegiatan yang lain berupa susur sungai, rafting atau arung jeram, panjat tebing, beserta dengan pendakian ke puncak Liman.

Dengan melakukan hal-hal tersebut, diharapkan potensi-potensi wisata yang ada di sekitarnya juga dapat lebih dimaksimalkan. Sehingga, sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Madiun akan mampu mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) yang muaranya meningkatkan kesejahteraan bagi warga setempat.

Dalam kegiatan tersebut, selain istri Forkopimda Kabupaten Madiun, juga hadir istri Wali Kota Madiun Yuni Setyowati Maidi, Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri, serta Forkopimcam Kecamatan Kare. (dro/ian)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Rabu, 04 Agustus 2021 11:59 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*69. Qaala satajidunii in syaa-a allaahu shaabiran walaa a’shii laka amraanDia (Musa) berkata, “Insya Allah akan engkau dapati aku orang yang sabar, dan aku tidak akan menentangmu dalam urusan apa pun.”70. ...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...