Rabu, 28 Juli 2021 21:18

Laskar Nusantara Ajak Masyarakat Tak Terjebak Framing Negatif di Tengah Jatim Bangkit dari Pandemi

Minggu, 23 Mei 2021 20:20 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
Laskar Nusantara Ajak Masyarakat Tak Terjebak Framing Negatif di Tengah Jatim Bangkit dari Pandemi
Apt. Abdur Rahman, S.Si, M.Kes., Sekretaris BPD Laskar Nusantara Jawa Timur. foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mencuatnya isu negatif terkait tasyakuran ulang tahun (ultah) Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di rumah dinas, kompleks Gedung Negara Grahadi Surabaya yang terkesan menjatuhkan kredibilitas gubernur, menuai reaksi dari berbagai kalangan.

Salah satunya dari Sekretaris BPD Laskar Nusantara (Lanusa) Jawa Timur, Abdur Rahman. Rahman menegaskan bahwa setelah adanya klarifikasi dari gubernur secara langsung terkait acara tersebut, maka semua sudah terang benderang.

"Artinya, tidak ada protokol kesehatan yang dilanggar. Ditambah dengan klarifikasi oleh Plh Sekdaprov, Heru Tjahjono yang menjelaskan bahwa ultah tersebut bukan niatan gubernur, begitu juga berbagai pihak yang datang bukan atas undangan gubernur," katanya.

Sehingga, kata Rahman, klarifikasi itu menjelaskan bahwa semua merupakan inisiasi dan keinginan berbagai pihak yang menyayangi gubernurnya, dikarenakan sangat menyayangi rakyatnya. Sehingga, mereka menginisiasi ultah tersebut dan hadir untuk bisa melihat dan mendoakan langsung.

BACA JUGA : 

Pro Kontra Hak Angket untuk Gubernur Khofifah, Sahat Tua: Secara Konstitusi Belum Ada Pelanggaran

Bantu Produk Tembus Pasar Internasional, Gubernur Khofifah Launching Rumah Kurasi di Kota Kediri

Forkopimda Jatim Tinjau Vaksinasi Pelajar di Pesantren Gus Ali Sidoarjo

Forkopimda Jatim Harap Pentahelix Bisa Bersinergi Wujudkan Herd Immunity di Jatim

"Mengingat hal itu tidak sepantasnya acara ultah gubernur dijadikan bahan untuk mendiskreditkan gubernur. Dan tidak seharusnya ada pihak-pihak yang sengaja membesar-besarkan dan melakukan framing untuk menjatuhkan gubernur. Kami berharap masyarakat tidak terjebak dalam framing tersebut,” kata Rahman, Minggu (23/5/2021).

Di samping itu, Rahman mengajak semua pihak, khususnya masyarakat Jawa Timur, agar bijaksana dan membiasakan diri bertabayun (klarifikasi) sebelum ikut-ikutan menyebarkan berita sehingga secara tidak sadar menjadi alat provokasi pihak-pihak tertentu.

"Jangan sampai karena salah informasi, akhirnya kita menjadi kepanjangan tangan para provokator dan mengabaikan kinerja Ibu Khofifah yang telah banyak dirasakan oleh masyarakat," imbuh Sekjen Badan Pengurus Pusat Apoteker Praktik Bersama (APB) Indonesia ini.

"Semua tahu bahwa duet Khofifah dan Emil Dardak dalam mengejar target pemulihan ekonomi pada masa pandemi patut diapresiasi. Hal itu pun diakui oleh berbagai lembaga, Jatim sebagai provinsi terbaik dalam pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19," terangnya.

"Di saat beberapa provinsi lainnya tengah berjibaku dengan pemulihan ekonomi dalam situasi pandemi. Atas jerih payah Ibu Gubernur, Jawa Timur telah mengalami pertumbuhan ekonomi yang sangat signifikan di tengah pandemi. Bahkan melalui momentum Hari Kebangkitan Nasional 2021, beliau mencanangkan agar Jawa Timur menjadi barometer Kebangkitan Nasional dari Pandemi. Pencanangan ini perlu kita dukung dengan langkah-langkah positif sebagai warga Jatim," pungkasnya. (mdr/ian)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...