“Kita berharap kasus aktifnya tidak sebesar pada tahun lalu karena saat ini sudah terjadi penurunan kasus aktif dari puncak tanggal 5 Februari dengan kasus aktif sekitar 176 ribu. Tetapi saat ini turun menjadi 90.800 atau turun sekitar 48 persen. Ini yang harus terus kita jaga dan harus adanya konsistensi,” ujar Presiden.
Presiden Joko Widodo meminta agar seluruh kepala daerah untuk memperkuat testing, tracing dan treatment. Apalagi bila dilihat dari data kasus mingguan, terdapat beberapa provinsi yang mengalami kenaikan kasus Covid-19.
“Pekembangan kasus mingguan di Sumatera harus diwaspadai. Namun semua harus tetap hati-hati. Untuk Bed Occupancy Ratio (BOR) target kita harus di bawah 50 persen dan saat ini BOR Nasional 29 persen. Kalau obat kurang minta Kemenkes. Kalau vaksin masih punya kemampuan untuk disuntikkan terutama bagi lansia, segera lakukan,” imbuhnya.
Mengenai masalah ekonomi, Presiden Joko Widodo mengatakan di kuartal satu tahun 2021 pertumbuhan ekonomi di angka -0,74 persen. Pada kuartal kedua tahun 2021 ditargetkan harus di atas 7 persen. Namun dalam menggerakkan perekonomian harus tetap memperkuat protokol kesehatan.










