Rujak Kacong, Paduan Segarnya Buah dan Nikmatnya Kerang Cong-cong

Rujak Kacong, Paduan Segarnya Buah dan Nikmatnya Kerang Cong-cong Penjual rujak kacong yang berada di lingkungan Ekowisata Hutan Mangrove, Galis, Pamekasan.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Rujak kacong namanya. Singkatan dari rujak kacang cong-cong. Yakni rujak dengan sambal kacang yang dicampur buah-buahan, seperti nanas, mangga, mentimun, pepaya, dan buah lainnya, kemudian ditambah kerang cong-cong.

Sekilas, mirip seperti rujak manis yang hanya ditambah kerang cong-cong. Namun, ini berbeda. Sebab, bumbu rujaknya tidak manis, lantaran tidak menggunakan gula seperti pada rujak manis. Sehingga, rasanya gurih dari kerang cong-cong akan lebih mendominasi.

Kerang cong-cong adalah kerang yang berbentuk elips menyerupai kerang mahkota. Namun yang membedakan kerang ini yakni pada setiap garisnya memiliki ujung yang bergerigi dan tajam, serta pangkal cangkang yang lebih lebar dan lebih panjang.

Adapun lokasi warung rujak kacong terletak di ekowisata mangrove, tepatnya di Desa Lembung Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan.

Menurut Nurul dan Novi, penjual rujak kacong, ide membuat rujak kacong muncul setelah keduanya melihat banyaknya kerang cong-cong di daerahnya. Setelah bereksperimen kecil-kecilan, ternyata buah-buahan yang biasanya untuk rujak manis cocok apabila dicampur dengan kerang cong-cong.

"Namun kita tidak pakai sambal manis, karena kurang cocok apabila dicampur cong-cong. Makanya kita pakai sambal kacang seperti rujak madura," jelas Nurul sambil melayani wartawan BANGSAONLINE.com yang sedang membeli rujak kacong, Senin (17/05/21) pagi.