Selasa, 15 Juni 2021 19:59

Camat Purwoasri Diduga Minta THR ke Kades, Bupati Kediri Ancam Me-Nonjob-kan

Sabtu, 15 Mei 2021 12:52 WIB
Editor: Nur Syaifuddin
Wartawan: Muji Harjita
Camat Purwoasri Diduga Minta THR ke Kades, Bupati Kediri Ancam Me-Nonjob-kan
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (tengah) didampingi Plt. Inspektorat Nono Soekardi dan Kepala BKD Mohamad Solikin saat menggelar jumpa pers di Pendopo Panjalu Jayati, Sabtu (15/5).

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Camat Purwoasri Kabupaten Kediri Mudatsir terancam di-nonjob-kan oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono. Ini setelah Mudatsir diduga menarik uang dengan dalih untuk THR (Tunjangan Hari Raya) kepada Kepala Desa se-Kecamatan Purwoasri.

Jumlah tarikan semula ditetapkan Rp 1,5 juta/desa, tapi diturunkan menjadi Rp. 1 juta/desa karena ada keberatan dari para kades.

Peristiwa tersebut terungkap ketika Bupati Kediri melakukan sidak ke Kantor Desa Ketawang, Kecamatan Purwoasri, 6 Mei 2021 lalu. Sidak dilakukan setelah Mas Bup Dhito, demikian sapaan akrab Bupati Kediri itu, mendapat informasi ada tarikan uang kepada kepala desa yang diduga diperintahkan oleh Camat Purwosari.

Saat sidak di Desa Ketawang, ia menangkap tangan adanya permintaan uang THR dari kecamatan ke desa-desa. Saat sidak itu, desa-desa yang belum menyetor uang THR diminta mengumpulkan di Balai Desa Ketawang, karena masa penyetorannya sudah memasuki hari terakhir. Mas Bup Dhito datang ke lokasi, tepat pada saat mereka mengumpulkan uang.

BACA JUGA : 

Peringati 100 Hari Kepemimpinan Bupati Kediri Dhito, Aliansi Penegak Demokrasi Gelar Demo

Panglima TNI: Jadikan Protokol Kesehatan sebagai Sebuah Kebutuhan

Panglima TNI dan Kapolri Pantau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi di Kabupaten Kediri

Pemkab dan BI Kediri Launching Digitalisasi Pembayaran Pajak Daerah dan Tiket Wisata Non Tunai

Dugaan pungutan liar (pungli) itu pun bergulir ke Inspektorat Kabupaten Kediri. Sejumlah pihak yang ditengarai terlibat pada proses dugaan pungutan THR itu sudah diperiksa Inspektorat, mulai kaur keungan di sejumlah desa, dan staf Kecamatan Purwoasri.

Bupati Dhito menjelaskan, pada tanggal 5 Mei ia sempat menelepon Camat Purwoasri agar menghentikan pungutan begitu mendapat informasi adanya tarikan itu.

"Ada yang menginformasikan ke saya, (yaitu) salah satu bendahara desa di sana, bahwa uang ini diambilkan dari kas desa. Ini yang membuat saya harus menindak tegas," katanya, saat menggelar jumpa pers di Pendopo Panjalu Jayati didampingi Plt. Inspektorat Kabupaten Kediri Nono Soekardi dan Kepala BKD Kabupaten Kediri Mohamad Solikin, Sabtu (15/5).

"Saya minta untuk dihentikan. Kalau sudah ada yang kejadian, saya minta untuk dikembalikan. Namun hal tersebut tidak didengarkan. Maka tanggal 6 Mei 2021 jam 9 pagi, di Balai Desa Ketawang terkumpul 15 juta, ketika saya ke sana," terang Mas Bup Dhito.

Uang tersebut disetorkan ke pihak kecamatan. Informasinya atas permintaan Kasi PMD dan Camat Purwoasri. "Sekarang status uang sudah dikembalikan ke desa masing-masing. Saya minta dikembalikan ke kas desa," ujarnya.

Terkait sanksi, bupati menjelaskan bahwa pihaknya saat ini masih mengajukan izin ke Kemendagri. Karena sesuai aturan, kepala daerah belum boleh mengganti jajarannya. Kepala daerah yang akan mengganti atau merotasi jajarannya harus mengajukan izin ke Kemendagri terlebih dahulu.

"Maka kita sedang berproses untuk hal tersebut. Nanti kalau sudah ada keputusannya, kalau sudah disetujui oleh Kemendagri, maka saya akan sampaikan ke teman-teman wartawan," pungkasnya.

Sementara itu, Camat Purwoasri Mudatsir saat dikonfirmasi wartawan, mengaku tidak pernah memerintahkan stafnya untuk meminta THR ke para kepala desa itu. Dia berdalih teledor lemah dalam membina dan mengawasi anak buahnya, sehingga terjadi pungli. (uji/ns)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Selasa, 15 Juni 2021 06:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-RUU Pajak makin ramai dan kontroversial. Tapi suara fraksi-fraksi di DPR kali ini menolak. Alias tak mendukung rencana pemerintah.Apa benar ini karena Pilpres sudah dekat? Atau karena para pimpinan parpol belum dipanggil pr...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...