Senin, 10 Mei 2021 15:12

PSH Winongo dan PSH Terate di Blitar Saling Lempar Batu Hanya Karena Banner Ucapan Lebaran

Rabu, 05 Mei 2021 15:02 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
PSH Winongo dan PSH Terate di Blitar Saling Lempar Batu Hanya Karena Banner Ucapan Lebaran
Kapolres Blitar, AKBP Leonard M Sinambela.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Dua kelompok perguruan silat di Kabupaten Blitar terlibat bentrok pada Senin (3/5/2021) malam. Akibat kejadian tersebut, 2 orang mengalami luka-luka.

Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, permasalahan ini sebenarnya dipicu hal sepele. Awalnya pesilat dari PSH Winongo memasang banner ucapan Hari Raya Idul Fitri di depan rumah anggotanya di Jalan Ruruwadang - Kebonsari Kecamatan Kademangan. Namun banner tersebut tiba-tiba diturunkan oleh anggota PSH Terate tanpa alasan.

"Ini diawali karena faktor ego. Ada kelompok yang merasa lebih banyak entitasnya. Sehingga spanduk itu diturunkan. Hal inilah yang kemudian menyebabkan terjadinya gesekan," ujar Leo.

Tak hanya menurunkan banner, mereka sempat menggeruduk rumah anggota PSH Winongo yang juga dijadikan sebagai basecamp. Para pesilat PSH Terate juga melempar batu ke arah basecamp.

BACA JUGA : 

Terkait Kasus Pengeroyokan Anggotanya, Ketua Pagar Nusa Jember akan Kirim Surat ke PBNU dan Presiden

​PSHT dan Pagar Nusa Jember Sepakat Serahkan Persoalan Anggota ke Pihak Berwajib

Sudah Minta Maaf, Penyelidikan Kasus Pemukulan dan Penjarahan Makanan di Blitar Terus Berjalan

Pukul Warga dan Jarah Makanan di Angkringan, 13 Pemuda Blitar Diamankan Polisi

Tersulut emosi, dan mengetahui warga PSH Terate cukup banyak, warga PSH Winongo melakukan perlawan dengan lemparan batu. Akibatnya ada dua orang mengalami luka karena lemparan batu. Sedangkan kondisi TKP terlihat berantakan. Sejumlah batu dan kayu nampak berserakan di halaman rumah.

Aksi kedua kelompok ini berhasil dibubarkan oleh polisi yang datang ke TKP. Selanjutnya polisi membawa sekitar 27 orang warga PSH Winongo untuk dimintai keterangan di Polsek Lodoyo Barat. Sedangkan dari warga PSH Terate sebanyak 40 orang dibawa ke Mapolres Blitar.

"Kita periksa 28 orang, namun sudah kita pulangkan. Mereka semua berstatus saksi. Kita sudah mengantongi data siapa yang signifikan memobilisasi pemicu gesekan tersebut," tegasnya.

Dengan banyaknya komunitas perguruan silat di Blitar dan dengan kelonggaran aktivitas, kapolres berharap mereka turut menjaga kamtibmas.

"Hukum harus ditegakkan dalam persoalan ini. Ini tidak boleh terjadi lagi. Komunitas pencak silat di Blitar ini banyak. Silakan beraktivitas, tapi tetap jaga kamtibmas. Itu yang penting. Jangan kita memaksakan kehendak karena merasa paling besar dan menindas yang minoritas," kata Leonard.

Penjaga Rumah Ibadah Bertanya Berapa Rupiah Jatah Tuhan
Senin, 10 Mei 2021 00:00 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur edisi Ramadan edisi 28 ini mereview cerita Gus Dur tertang para penjaga rumah ibadah. “Mereka berembuk soal sumbangan umat kepada rumah ibadah yang mengalami surplus. Lalu mereka bertanya, berapa ja...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 10 Mei 2021 05:19 WIB
Oleh: Dahlan Iskan --- LEBARAN kompak: hari Kamis, 13 Mei 2021. Maka, Disway edisi Rabu, Kamis, Jumat di sekitar Lebaran itu, saya akan menurunkan tiga tulisan tentang kebijakan energi untuk kebangkitan negeri.Lebaran tahun ini banyak waktu untu...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...