Kamis, 13 Mei 2021 10:43

​Hadiri Paskah, Mas Bup Dhito: Saya Yakin Teroris Akan Takut Melihat Kegiatan Ini

Senin, 19 April 2021 18:14 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Muji Harjita
​Hadiri Paskah, Mas Bup Dhito: Saya Yakin Teroris Akan Takut Melihat Kegiatan Ini
Bupati Kediri H. Haninditho Himawan Pramana bersama Forkopimda Kediri foto bersama pengurus Bamag Kabupaten Kediri. foto: ist.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Bupati Kediri H. Haninditho Himawan Pramana, Senin (19/4), berkesempatan berkunjung ke Gereja Pantekosta Anugerah, Kecamatan Kandangan. Kunjungan tersebut dalam rangka menghadiri acara ibadah Paskah yang digelar oleh Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Kabupaten Kediri.

Ibadah Paskah Bamag Kabupaten Kediri mengambil tema "Bangkit dan Menjadi Terang". Di hadapan seluruh hadirin, Mas Bup Dhito, sapaan akrab Bupati Kediri itu mengucapkan selamat Paskah dan berharap momentum ini menjadi motivasi untuk kehidupan yang lebih baik, serta kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Kediri senantiasa terjaga.

Menyinggung aksi terorisme yang terjadi, Bupati Dhito menyatakan bahwa tidak ada satu pun agama yang mengajarkan terorisme. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk berhati-hati dan mewaspadai aksi terorisme ini.

“Terorisme memang ada. Tapi saya yakin teroris akan takut melihat kegiatan seperti sekarang ini. Seluruh umat berkumpul, bersatu, dan memiliki tujuan yang sama, lama-kelamaan terorisme akan hilang,” kata Dhito.

BACA JUGA : 

Jalan "Jeglongan Sewu" di Kediri Mulai Diperbaiki

Bahas Kerja Sama Sektor Wisata, Bupati Kediri dan Bupati Trenggalek Bakal Siapkan Diskon

Gelar Musrenbang, Pemkab Kediri Susun Strategi Bersaing Level Nasional

Mas Bup Dhito Jadi Inspektur Upacara Apel Pergeseran Pasukan Operasi Ketupat 2021

Ia menegaskan, pemerintah akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga Kabupaten Kediri. Ia pun mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir. Untuk itu, semua harus disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Sebelum meninggalkan lokasi, Dhito juga menyampaikan apresiasinya kepada dua desa di Kabupaten Kediri yang mampu menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama, yaitu Desa Medowo dan Desa Sekaran. Ia berharap toleransi ini juga terjadi di seluruh Kabupaten Kediri.

“Dengan toleransi antar umat beragama, maka pelaku radikalisme ini akan hilang dengan sendirinya, karena tujuan mereka adalah memecah belah umat beragama,” pungkasnya. (uji/ian)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 13 Mei 2021 08:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Tulisan Dahlan Iskan tentang Revolusi Energi edisi 2 ini menarik dinikmati pada Hari Raya Idul Fitri. Memang tergolong berat dan berbobot. Tapi mudah dicerna. Apalagi ditulis secara "sederhana" dalam bentuk pointer-pointer ...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...