Kamis, 15 April 2021 02:34

Pergeseran Dana TPP Hanya untuk ASN Jabatan Struktural

Jumat, 09 April 2021 11:02 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Yeyen
Pergeseran Dana TPP Hanya untuk ASN Jabatan Struktural
Bupati Pamekasan Baddrut Tamam.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Penghapusan Tambahan Perbaikan Penghasilan (TPP) di Kabupaten Pamekasan, hanya untuk ASN jabatan struktural. Hal ini disampaikan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyikapi polemik penghapusan TPP.

"(Penghapusan) TPP ini tidak termasuk tenaga kesehatan maupun tenaga pendidikan atau guru. Tidak ada pengurangan pendapatan bagi mereka itu. Ini hanya bagi ASN yang memilki jabatan atau TPP itu hanya bagi pejabat," tegas bupati, Jumat (09/04/21).

Mantan Anggota DPRD Provinsi tersebut menjelaskan, APBD Pamekasan tahun 2021 kini rendah, dan terbatas. Sementara banyak infrastruktur yang membutuhkan penanganan segera untuk kepentingan rakyat banyak, misalnya infrastruktur jalan yang menjadi kebutuhan vital untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

Karena itu, ia membuat kebijakan menghapus TPP untuk menambah anggaran pembangunan infrastruktur dan kebutuhan publik. 

BACA JUGA : 

Tingkatkan IKD, BPBD Pamekasan Gelar Rakor dengan OPD Terkait

Sambut Bulan Suci Ramadan, Bupati Pamekasan Luncurkan Pasar Murah

Siapkan SDM Unggul, Pemkab Pamekasan Bakal Bagikan Belasan Beasiswa Akpol

Program Pendataan Keluarga 2021 Pamekasan Berbasis Android

Karena itu, ia membuat kebijakan menghapus TPP untuk menambah anggaran pembangunan infrastruktur dan kebutuhan publik. 

Baddrut Tamam mengajak semua pihak untuk berpikir jernih memahami rencana penggeseran TPP bagi pejabat tersebut. "Karena pada hakikatnya TPP itu digeser untuk menjadi stimulan ekonomi dan perbaikan yang perlu ditingkatkan," katanya.

"Gaji bupati dan wabup dulu sejak awal munculnya Covid-19 direlakan untuk relawan tenaga medis. Mengapa kok tak ramai saat itu? Dulu ada nggak yang menyampaikan terima kasih kepada pemkab saat mendapatkan TPP, ada nggak ASN yang menyampaikan begitu?," tanya bupati.

"Artinya apa? Yang mau saya sampaikan, ayo kita pakai kacamata jernih, untuk apa TPP itu digeser? Untuk infrastruktur yang perlu kita perbaiki, untuk stimulasi ekonomi yang perlu kita tingkatkan," imbuhnya.

Dia menegaskan bahwa kebijakan untuk menggeser TPP untuk belanja program publik dan belanja publik itu adalah hasil kajian dan pembicaraan bersama dari tim anggaran di eksekutif, bukan keinginan dirinya secara pribadi.

"Pergeseran TPP ini bukan keinginan pribadi bupati," ungkap Mas Tamam panggilan akrab Bupati Pamekasan tersebut. (yen/ns)

Kecelakaan di Jemursari Surabaya, Mobil Kijang Innova Terguling Masuk Sungai
Rabu, 14 April 2021 22:12 WIB
SURABAYA, BANGASONLINE.COM - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Jemursari, Surabaya. Sebuah mobil Toyota Kijang Innova nopol N 371 VA terjun ke sungai Jemursari hingga terguling.Peristiwa ini terjadi Rabu (14/4) petang sekira pukul 18.15 WIB, t...
Minggu, 11 April 2021 18:27 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mulai Sabtu (10/4) kemarin melakukan uji coba pembukaan tempat wisata andalan Kabupaten Kediri. Di antaranya Wisata Besuki Irenggolo yang te...
Rabu, 14 April 2021 05:44 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ini fenomena menarik. Ternyata dimatikannya Vaksin Nusantara justru memantik kepercayaan para tokoh nasional, dokter, dan para anggota DPR RI. Mereka ramai-ramai antre untuk Vaksin Nusantara. Benarkah mereka leb...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...