Rabu, 12 Mei 2021 03:31

Buntut Insiden Kekerasan terhadap Jurnalis Tempo, Puluhan Wartawan di Probolinggo Gelar Aksi Demo

Selasa, 30 Maret 2021 17:26 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Sugianto
Buntut Insiden Kekerasan terhadap Jurnalis Tempo, Puluhan Wartawan di Probolinggo Gelar Aksi Demo
Puluhan wartawan di Probolinggo menggelar aksi demo. Aksi itu digelar sebagai bentuk sikap protes terhadap insiden kekerasan yang dialami oleh Nurhadi, Jurnalis Tempo di Surabaya. (foto: ist)

PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Puluhan wartawan di Probolinggo menggelar aksi demo. Aksi itu digelar sebagai bentuk sikap protes terhadap insiden kekerasan yang dialami oleh Nurhadi, Jurnalis Tempo di Surabaya.

Aksi solidaritas itu dengan melakukan long march dari base camp museum menuju Jalan Panglima Sudirman. Sambil membawa berbagai poster, puluhan wartawan, baik cetak, online, dan TV itu mendesak agar kasus kekerasan yang menimpa terhadap Nurhadi diusut tuntas.

“Kami minta agar kekerasan yang menimpa terhadap saudara kita diusut tuntas,” teriak Rhomadona, Korlap Aksi, Selasa (30/3/2021).

Saat aksi demo itu berlangsung belasan polisi dari jajaran Polres Probolinggo Kota melakukan pengamanan.

BACA JUGA : 

Datangi Polres, PWI Pasuruan Gelar Aksi Solidaritas Atas Penganiayaan Terhadap Wartawan Tempo

Wartawan Bangkalan Minta Kapolda Jatim Mundur, Jika Tak Bisa Tuntaskan Kasus Penganiayaan Jurnalis

Kapolda Jatim Bentuk Tim Khusus Tangani Kasus Penganiayaan Wartawan Tempo

PWI Ngawi Kecam Aksi Kekerasan terhadap Jurnalis

Selain membawa berbagai poster, mereka juga membawa batu nisan dan bunga. Adegan sejumlah wartawan yang menggambarkan terjadinya kekerasan terhadap Jurnalis Tempo membuat sepanjang Jalan Panglima Sudirman terjadi kemacetan.

Tak cukup sampai di situ, puluhan wartawan itu juga melepas id card serta menaruh kamera di tengah jalan dan menaburinya dengan bunga. Aksi itu dilakukan sebagai simbol matinya demokrasi pers.

“Jangan sampai terjadi lagi kekerasan terhadap wartawan. Pak Polisi, kami minta kasus kekerasan terhadap saudara kita diusut tuntas,” teriak seorang wartawan lainnya dengan nada lantang. (ugi/zar)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Selasa, 11 Mei 2021 06:09 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Penangkapan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat mengagetkan banyak pihak. Terutama karena itu terkenal sebagai pengusaha kaya raya. Bahkan mengaku punya 36 perusahaan.Tapi Dahlan Iskan mengaku kaget dan tidak kaget? Kena...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...