Pemdes Ngerong saat rapat merumuskan penyaluran BLT DD.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Tidak semua desa di Kabupaten Pasuruan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) dengan mengundang para penerima ke kantor balai desa. Sebab, ada sejumlah desa yang memilih melakukan penyaluran ke masing-masing rumah penerima, dengan alasan mendekatkan pemdes dengan masyarakat. Di samping untuk menghindari kerumunan.
Seperti yang dilakukan oleh Pemdes Ngerong, Kecamatan Gempol. Penyaluran BLT DD kapada warga kurang mampu dilakukan melalui perwakilan masing-masing kepala dusun dengan didampingi oleh RW/RT serta BPD.
BACA JUGA:
- Surat Internal Kejati Diduga Bocor, Kasus Korupsi Dana Desa Karangjati Jadi Sorotan
- Meriahkan HUT ke-80 RI, Pemuda Legok Gotong Royong Gelar Festival Budaya Nusantara
- Sertifikat Ratusan Warga Tambaksari Dikembalikan, Tapi Ada yang Diambil Perangkat RT
- Gandeng BNNK, Pemdes Jeruk Purut Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba
"Untuk penyaluran bantuan diberikan ke rumah langsung. Harapannya selain untuk menghindari kerumunan massa saat pendemi, juga terjalin hubungan kekeluargaan dengan warga," jelas H. J. Sadiman, S.H., Kades Ngerong.
Total ada 130 penerima BLT DD pada tahap II. Masing-masing menerima Rp 300 ribu seperti tahun 2020 silam. (bib/par/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




