Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat melakukan peninjauan bencana banjir di Dusun Kreongan, Kelurahan Jemberlor, Kecamatan Patrang Kabupaten Jember, Selasa (2/3/2021). foto: ist
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Seusai menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Jember, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan peninjauan bencana banjir di Dusun Kreongan, Kelurahan Jemberlor, Kecamatan Patrang Kabupaten Jember.
Curah hujan yang cukup tinggi di lereng Gunung Argopuro pada Sabtu (27/2) lalu mengakibatkan air di sungai yang melewati tiga kecamatan, yakni Kecamatan Patrang, Bangsalsari, dan Rambipuji, meluap. Satu dari ratusan rumah yang kebanjiran tersebut merupakan kediaman Bupati Jember yang baru dilantik, Hendy Siswanto.
BACA JUGA:
- Pimpin Upacara Harkitnas 2026, Gubernur Khofifah Ingatkan Generasi Alfa Harus Siap Hadapi Era AI
- Dampingi Sheikh Afeefuddin di Ponpes Genggong, Gubernur Khofifah: Pesantren Benteng Moral Jatim
- Gubernur Khofifah Bahas Kerja Sama Jatim-Yaman di Grahadi
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
Pada saat orang nomer satu di Jatim tersebut melihat lokasi, tampak genangan banjir sudah surut total. Masyarakat juga melakukan kegiatan normal, di samping bersih-bersih di wilayah banjir tersebut.

Di sekitar area terdampak banjir, Tagana Dinsos Kebupaten Jember mendirikan Dapur Umum di Mako Tagana (belakang Hotel Ardi Chandra) dengan logistik dari BPBD Kabupaten Jember. Mereka juga menyalurkan beberapa bantuan yang bisa dimanfaatkan warga.
Kedatangan Gubernur perempuan pertama di Jatim itu, langsung disambut para warga yang sudah berkumpul menunggu kehadiran mantan Menteri Sosial tersebut.
Seusai berdialog dengan warga dan membagikan sembako dan masker serta alat tulis kepada anak-anak, Gubernur Khofifah menyatakan, curah hujan yang melanda beberapa daerah di Jatim merupakan bentuk bencana hydrometeorologi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




