Gubernur Jawa Timur Khofifah bersama Kapolda Jawa Timur dan Pangdam V/Brawijaya saat meninjau secara langsung PP An-Nidhomiyah yang tertimpa musibah tanah longsor.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung bencana tanah longsor yang terjadi di Pondok Pesantren An-Nidhomiyah di Dusun Japon, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, yang menyebabkan 5 santri meninggal dunia dan 3 santri mengalami patah tulang.
Gubernur Khofifah yang didampingi Kapolda Irjen Pol Nico Afinta dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto disambut Bupati Pamekasan Baddrut Tamam beserta Kapolres dan Dandim 0826/Pamekasan.
BACA JUGA:
- Khofifah Pantau Stok Bahan Pokok di Pasar Bojonegoro, Sejumlah Komoditas Terpantau Naik
- Tinjau Pasar Banjarejo, Gubernur Khofifah Pastikan Harga Stabil Jelang Idul Adha 2026
- Pastikan Stok Hewan Kurban Cukup, Gubernur Khofifah Tinjau Koperasi Ternak di Lamongan
- Program Bongkar Ratoon Tebu Dimulai di Desa Pinggirsari
Walaupun hujan sempat turun, tapi tidak mengurangi semangat para pemimpin Jawa Timur ini untuk segera meninjau secara langsung tempat musibah tanah longsor tersebut.
Gubernur Khofifah menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya para Santri PP An-Nidhomiyah tersebut.
"Saya yakin para santri yang wafat dalam musibah ini, meninggal di jalan yang sahid, karena mereka sedang menuntut ilmu. Dan atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya sekali lagi mengucapkan berduka yang sedalam-dalamnya," kata Khofifah.

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




