Selasa, 20 April 2021 04:59

Curah Hujan Tinggi, Warga Pamongan Diminta Siaga Bencana

Sabtu, 20 Februari 2021 21:17 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
Curah Hujan Tinggi, Warga Pamongan Diminta Siaga Bencana
Suyani, Kepala Desa Pamongan. foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Tingginya curah hujan yang turun belakangan ini menjadi kewaspadaan tersendiri bagi masyarakat di lereng Gunung Wilis. Untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam dan jatuhnya korban jiwa, Pemerintah Desa Pamongan, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri yang lokasinya berada di lereng Gunung Wilis meminta seluruh warganya selalu waspada.

Kepala Desa Pamongan, Suyani mengatakan, ada dua daerah di Desa Pamongan yang masuk rawan bencana tanah longsor. Dua titik tersebut ada di Dukuh Tumpak Doro dan Dukuh Pamongan.

"Dua daerah tersebut menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Desa Pamongan. Meskipun daerah-daerah lain juga kami minta agar tetap waspada. Untuk dua titik di Dukuh Tumpak Doro dan Pamongan karena letak geografisnya yang miring dan berada di sebelah aliran sungai," kata Suyani, Jumat (19/2) kemarin.

Menurut Suyani, di Dukuh Tumpak Doro terdapat empat bangunan rumah. Begitu juga di Dukuh Pamongan yang terpetakan rawan bencana. Pihak Pemerintah Desa Pamongan mengambil langkah-langkah antisipatif berupa peringatan dini dan pembuatan bangunan penahan.

BACA JUGA : 

Makam Mbah Mursyad Sudah Dibuka untuk Peziarah

Hindari Kemacetan Menuju Kota Kediri, Warga Bulusari Ini Pilih Naik Perahu

Masih Pandemi, Makam Mbah Wasil Kediri Belum Bisa Diziarahi

Dandim dan Kapolres Kediri Kota Gelar Giat Santri Gruduk Masjid Panjalu

"Langkah antisipasi, bersama teman-teman agar warga waspada, pemerintah desa juga berusaha untuk mengajukan pembuatan DAM penahan di aliran sungai. Insya Allah sudah ada imbauan-imbauan. Tetapi, kalau hujannya terus-terusan, debit airnya menjadi besar juga," jelas Suyani.

Suyani tak ingin bencana tanah longsor kembali terjadi di desanya. Seperti, pada 14 Desember 2020 lalu. Rumah milik Gito di RT 11 RW 4, rusak akibat diterjang tanah longsor. Tebing setinggi 7 meter runtuh dan mengenai dinding rumah, setelah kawasan tersebut diguyur hujan selama kurang lebih 6 jam.

Pamongan menjadi salah satu desa di Kabupaten Kediri yang masuk dalam kategori rawan bencana. Desa di Kecamatan Mojo ini berada di lereng Gunung Wilis dengan kondisi geografis tanah yang miring. Kawasan ini dihuni sebanyak 1.200 Kepala Keluarga (KK) dengan mayoritas pekerjaan sebagai petani.

Selain itu, Pamongan juga dikenal sebagai daerah penghasil durian bajul yang sangat terkenal. Di Pamongan terdapat sekitar 3.000 pohon durian. Sayang pada tahun 2020 lalu dan di awal 2021 ini, durian Pamongan gagal panen karena musim yang tidak menentu. (uji/rev)

Polisi dan Tukang Becak, Madura Kok Dilawan
Senin, 19 April 2021 21:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episoode ke-8 ini mereview tukang becak asal Madura yang dihadang polisi karena dianggap melanggar rambu-rambu lalu lintas. Di jalan raya itu memang tertancap rambu lalu lintas berupa ga...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...