Senin, 26 Agustus 2019 10:51

Pelajar SMP di Sidoarjo Dihamili Tukang Cuci Mobil

Jumat, 13 Februari 2015 23:45 WIB
Editor: Revol
Wartawan: Nanang Ichwan
Pelajar SMP di Sidoarjo Dihamili Tukang Cuci Mobil
Tersangka tukang cuci mobil ketika diperiksa unit PPA Polres Sidoarjo. (Nanang Ichwan/BangsaOnline.com)

SIDOARJO (BangsaOnline) - Peringatan bagi orang tua agar mengawasi ketat anak gadisnya. Begitu juga bagi cewek-cewek anak baru gede (ABG) harus hati-hati dan tak mudah percaya rayuan gombal ketika berhubungan dengan orang yang baru dikenal melalui media sosial seperti facebook. Sehingga, tidak mengalami nasib seperti sebut saja Bunga (15) siswi kelas lll salah satu SMP swasta di Kecamatan Tulangan.

Bunga harus mengubur impiannya setelah dihamili oleh Muhammad Alukin (25) warga Dusun Medalem Desa Sepande Kecamatan Candi yang baru dikenal 2 minggu lewat facebook. Celakanya, Muhammad Alukin tak mau bertanggungjawab atas perbuatannya. Akhirnya, orang tua Bunga yang kaget kalau anaknya hamil 4 bulan, melaporkan Muhammad Alukin ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sidoarjo karena menghamili gadis di bawah umur.

“Setelah mendapatkan laporan dan memeriksa korban, kami lakukan penangkapan terhadap tersangka dirumahnya,” kata Kanit PPA Polres Sidoarjo, Aiptu Murjiani melalui Bripka Meivani, Jum’at (13/02).

Awalnya, pemuda yang bekerja di tempat pencucian mobil di Buduran itu, sempat mengelak telah menghamili Bunga yang usia kandungannya sudah menginjak 4 bulan.

Namun setelah diperiksa, pelaku mengakui perbuatannya.

“Awalnya, tersangka mengelak. Setelah kami berikan penjelasan, akhirnya tersangka mengakui perbuatannya,” ungkap Deti.

Dijelaskan, pencabulan itu berawal ketika Bunga berkenalan dengan Muhammad Alukin melalui facebook pada September tahun 2014 lalu. Setelah berkenalan di dunia maya, mereka akhirnya janjian untuk bertemu langsung. Namun, pertemuan pertama menjadi awal malapetaka.

“Baru pertama kali ketemu saja, korban sudah dicabuli oleh tersangka,” jelasnya.

Pencabulan terjadi di ruko Pondok Mutiara yang kondisinya sepi.

Setelah meluapkan nafsunya, tersangka mengantarkan Bunga ke rumahnya. Belum sampai rumah, Muhammad Alukin berpura-pura kencing di kebun tebu yang berdekatan dengan jalan menuju ke rumah Bunga. Di kebun tebu itu, pelaku Muhammad Alukin yang belum puas meluapkan nafsunya kembali memaksa Bunga untuk berhubungan intim lagi. Setelah menyalurkan libidonya, Bunga baru diantar pulang.

“Saat itu, Pelaku berjanji akan menikahi korban jika hamil,” imbuh Deti.

Namun, setelah melakukan pencabulan, tersangka yang bekerja sebagai tukang cuci mobil di Jalan Raya Buduran, sengaja menghilangkan jejak. Nomer ponsel yang dikenal Bunga, sengaja dimatikan. Tak pelak, keluarga Bunga kelimpungan dan terus melakukan pencarian yang akhirnya berhasil menemukan keberadaannya.

"Pelaku berhasil ditangkap oleh anggota keluarga korban bersama anggota Reskrim setelah terpancing oleh ajakan Bunga untuk bertemu," ungkapnya.

“Karena terbukti bersalah, Pelaku dijerat dijerat pasal 81 dan atau 82 UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun,“ tukasnya.

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...