Sabtu, 15 Mei 2021 17:35

​Baru Dianggarkan Rp 199 Juta, Jembatan di Ponorogo ini Berwujud Bambu dan Sesek

Rabu, 16 Desember 2020 16:50 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Novian Catur
​Baru Dianggarkan Rp 199 Juta, Jembatan di Ponorogo ini Berwujud Bambu dan Sesek
Jembatan penghubung 2 desa di Kecamatan Balong yang terbuat dari bambu dan sesek.

PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Pengerjaan proyek jembatan penghubung antara Desa Bulak dan Desa Pandak, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo dinilai asal-asalan dan tak sesuai spek, karena hanya menggunakan bambu dan sesek.

Tak pelak, proyek senilai Rp 199.659.000 itu menjadi sorotan warga setempat. Diketahui, pembangunan jembatan itu dimulai pada 29 September lalu oleh CV. Pagun Mas dengan Konsultan CV. Armenida. P

Salah satu warga Desa Pandak, Sidik Yulianto mengaku heran dengan dibangunnya jembatan baru tersebut. Sebab menurutnya, jembatan yang lama pun masih bagus dan bisa untuk dilalui kendaraan besar, baik mobil atau truk.

"Perkiraan setelah dilakukan pengerjaan akan bagus dan bisa dimanfaatkan oleh warga. Tapi pada kenyataannya justru parah, hanya fondasinya saja yang dikerjakan. Jembatan yang baru selesai dikerjakan pada 7 Desember kemarin bahkan tidak bisa dilalui roda 4, baik mobil maupun truk. Hanya bisa dilalui kendaraan sepeda motor saja," ungkapnya.

BACA JUGA : 

Ada 2 Papan Nama di Proyek Pembangunan Jembatan Desa Mojopitu

Tuntut Proyek Jembatan Rp 200 Juta Diusut, Warga Grogol Galang Uang Koin untuk Kejari Ponorogo

Usut Jembatan Senilai Rp 200 Juta, Kejari Ponorogo Datangkan Tim Ahli dari Malang

Soal Jembatan Rp 200 Juta, Kejaksaan Negeri Ponorogo Panggil Plt. Kabid Bina Marga DPUPR

Bahkan bila musim hujan seperti sekarang ini, lanjut Sidik, jembatan yang terbuat dari bambu dan sesek tersebut sangat licin dan jelas tidak bisa bertahan lama. 

"Entah ini pengerjaannya asal-asalan atau gimana, kurang jelas. Tentunya sangat menganggu aktivitas warga, baik Desa Bulak mapun Desa Pandak," keluhnya.

Sementara itu, Kepala DPUPR Kabupaten Ponorogo, Jamus Kunto saat dikonfirmasi membeberkan bahwa anggaran senilai Rp 199 juta itu memang hanya untuk mengerjakan landhoop di dua sisi. 

"Terkait spek, tentu saja kami mewajibkan dikerjakan sesuai dengan aturan spek. Memang belum selesai, dan rencananya sisa pekerjaan (struktur utama jembatan) akan dianggarkan di tahun 2021," tukasnya. (nov/ian)

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 15 Mei 2021 09:10 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kerusuhan 13 Mei 1998 terus diperingati oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia. Korban aksi anarkis itu sebagian memang etnis Tionghoa.Uniknya, mereka memperingati dengan menyajikan rujak pare dan sambal jombrang. Apa...
Kamis, 13 Mei 2021 19:51 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...