Rabu, 02 Desember 2020 13:15

Awalnya Pegawai, Kini Muklis Sukses Kembangkan Pentol Kabul Hingga Punya Banyak Karyawan

Selasa, 27 Oktober 2020 21:45 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Safiudin
Awalnya Pegawai, Kini Muklis Sukses Kembangkan Pentol Kabul Hingga Punya Banyak Karyawan
Salah satu gerai Pentol Kabul.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Siapa yang tak mengenal makanan populis ini, dari anak-anak hingga orang dewasa menyukainya. Yaitu pentol. Di Sidoarjo, ada satu produk pentol yang saat ini lagi digandrungi masyarakat milenial, khususnya para remaja. Pentol Kabul namanya.

Meski mayoritas pelanggannya anak muda, tapi Pentol Kabul racikan Bapak Muklis ini juga banyak diminati anak-anak, bahkan orang dewasa pun suka karena rasanya yang lezat.

Awak media berkesempatan berkunjung ke tempat pembuatan Pentol Kabul. Wartawan ditemui Muklis, sang pemilik. Dalam kesempatan ini, Muklis sedikit menceritakan lika-liku perjalanan dan perjuangannya dalam berkarir di bidang perpentolan.

"Saya memutuskan mandiri setelah lulus dari kuliah dengan meracik pentol sendiri. Cibiran sarjana pentol justru melecut semangat untuk terus mengembangkan pentol," ujar Muklis mengawali ceritanya.

Rumah kontrakan di daerah Tulangan Sidoarjo menjadi saksi perjuangannya memproduksi pentol yang ia labeli Kabul. Hasilnya sukses. Pentol Kabul memikat bocah-bocah SD hingga orang dewasa di wilayah Jawa Timur. Sudah puluhan stan atau cabang yang berdiri di wilayah Jawa Timur.

Kabul, tak lain nama bekas bosnya saat Muklis dulu bekerja di sana.

Untuk urusan rasa, Pentol Kabul tidak diragukan lagi. Dengan tekstur pentol tak terlalu kasar, dagingnya menjadi lebih terasa. Apalagi ditambah saos cocol yang membuat paduannya semakin pas.

Tidak hanya pentol saja, Muklis juga memproduksi tahu dan siomay yang tidak kalah lezat dan enaknya. Muklis saat ini sudah banyak mempunyai karyawan yang diambil dari penduduk sekitar tempat tinggalnya.

"Itung-itung ikut menciptakan lapangan kerja mas," tandas Muklis.(sda1/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Sabtu, 28 November 2020 15:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...