Gus Menteri memuji peran Muslimat NU dalam pembangunan desa. Pernyataan itu disampaikan usai menerima silaturahim Ketua Umum Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa di kantor Kemendesa di Jakarta. foto: ist.
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Abdul Halim Iskandar memujib peran Muslimat NU yang sangat signifikan dalam pembangunan desa. Pasalnya, sebagai organisasi besar, Muslimat NU memiliki struktur dan kader hingga ke tingkat desa.
Karena itu, Halim Iskandar yang akrab disapa Gus Menteri mengaku selalu melibatkan kader Muslimat NU dalam kegiatan pemberdayaan desa. Terutama di daerah yang menjadi basis Muslimat NU.
BACA JUGA:
- Pimpin Upacara Harkitnas 2026, Gubernur Khofifah Ingatkan Generasi Alfa Harus Siap Hadapi Era AI
- Dampingi Sheikh Afeefuddin di Ponpes Genggong, Gubernur Khofifah: Pesantren Benteng Moral Jatim
- Gubernur Khofifah Bahas Kerja Sama Jatim-Yaman di Grahadi
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
"Banyak sekali program pembangunan menjadi sukses ketika melibatkan perempuan. Dan tentunya banyak kader Muslimat NU yang telibat dalam proses pembangunan di desa, terutama di daerah yang menjadi basis Muslimat NU," tutur Gus Menteri saat ditemui di kantor Kemendesa dan PDT di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (15/10/2020) malam.
Gus Menteri juga mengungkapkan, dalam kesempatan bertemu dengan Ketua Umum Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, pihaknya melaporkan bahwa BLT Dana Desa yang sudah dikelola dengan 8 juta keluarga penerima manfaat (KPM), sekitar 2,5 jutanya adalah perempuan kepala keluarga atau Peka.
Dirinya meyakini 2,5 juta penerima KPM yang masuk kategori peka adalah Muslimat. Menteri asal Jombang ini mengaku proses melibatkan perempuan dalam pembangunan desa tidak dilakukan secara sporadis.
"Karena itu kami melibatkan perempuan mulai perencanaan, pelaksanaan program, hingga evaluasi. Bahkan ada program Desa Peduli Perempuan," ujar pengasuh pondok pesantren Denanyar, Jombang itu.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




