Minggu, 16 Mei 2021 12:59

Gus Menteri Puji Peran Muslimat NU dalam Pembangunan Desa

Jumat, 16 Oktober 2020 22:34 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Didi Rosadi
Gus Menteri Puji Peran Muslimat NU dalam Pembangunan Desa
Gus Menteri memuji peran Muslimat NU dalam pembangunan desa. Pernyataan itu disampaikan usai menerima silaturahim Ketua Umum Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa di kantor Kemendesa di Jakarta. foto: ist.

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Abdul Halim Iskandar memujib peran Muslimat NU yang sangat signifikan dalam pembangunan desa. Pasalnya, sebagai organisasi besar, Muslimat NU memiliki struktur dan kader hingga ke tingkat desa.

Karena itu, Halim Iskandar yang akrab disapa Gus Menteri mengaku selalu melibatkan kader Muslimat NU dalam kegiatan pemberdayaan desa. Terutama di daerah yang menjadi basis Muslimat NU.

"Banyak sekali program pembangunan menjadi sukses ketika melibatkan perempuan. Dan tentunya banyak kader Muslimat NU yang telibat dalam proses pembangunan di desa, terutama di daerah yang menjadi basis Muslimat NU," tutur Gus Menteri saat ditemui di kantor Kemendesa dan PDT di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (15/10/2020) malam.

Gus Menteri juga mengungkapkan, dalam kesempatan bertemu dengan Ketua Umum Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, pihaknya melaporkan bahwa BLT Dana Desa yang sudah dikelola dengan 8 juta keluarga penerima manfaat (KPM), sekitar 2,5 jutanya adalah perempuan kepala keluarga atau Peka.

BACA JUGA : 

Gubernur Khofifah Tinjau Penerapan Prokes Jatim Park 3 dan Taman Selecta Batu

Obati Rindu PMI Jatim, Gubernur Khofifah Ajak Makan Bersama Ketupat Sayur dan Lepet di Asrama Haji

Tinjau Kesiapan Masjid Al Fattah Mojokerto, Gubernur Khofifah Ingatkan Sandal Dibawa di Samping Shaf

Beri Perhatian Wong Cilik, Gubernur Khofifah Berbagi 200 Paket Sembako

Dirinya meyakini 2,5 juta penerima KPM yang masuk kategori peka adalah Muslimat. Menteri asal Jombang ini mengaku proses melibatkan perempuan dalam pembangunan desa tidak dilakukan secara sporadis.

"Karena itu kami melibatkan perempuan mulai perencanaan, pelaksanaan program, hingga evaluasi. Bahkan ada program Desa Peduli Perempuan," ujar pengasuh pondok pesantren Denanyar, Jombang itu.

Sementara itu, Ketua Umum Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa dalam kesempatan itu menjelaskan pertemuannya dengan Menteri Desa sebagai ajang silaturahim sesama orang Jawa Timur dan kader NU.

Dalam pertemuan itu, pihaknya juga sekaligus menyampaikan undangan untuk Menteri Desa agar hadir dalam Mukernas NU di Kota Batu, akhir bulan ini.

Adapun Rakernas dan Mukernas ini, lanjut Khofifah, akan diselenggarakan secara hybrid dan dihadiri perwakilan Muslimat NU dari 34 provinsi di Indonesia. Mengingat, saat ini masih dalam masa pandemi, sekalipun Jawa Timur dinilai sukses dalam penanganan Covid-19 oleh Presiden Joko Widodo.

Nantinya, beberapa pengurus dan perangkat akan hadir langsung, dan sebagian yang lain akan mengikuti kegiatan ini secara virtual.

“Masing-masing perangkat ada Yayasan Pendidikan, ada Yayasan Kesejahteraan Sosial. Kemudian ada Yayasan Himpunan Daiyah, ada Induk Koperasi Annisa, KBIH. Masing-masing juga akan mengikuti secara virtual,” ungkap Gubernur Jawa Timur ini.

Sebelum bertemu Menteri Desa, Khofifah telah bersilaturahim dengan Wakil Presiden RI, KH. Ma'ruf Amin, dan Ketua Umum PB NU, KH. Said Aqil Siradj. Khofifah mengundang kedua tokoh terdebut untuk hadir dalam Mukernas Muslimat NU sekaligus membuka dan menutup kegiatan tersebut. (mdr/rev)

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Sabtu, 15 Mei 2021 22:16 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Bunga tabebuya, khususnya yang berwarna kuning, bermekaran lagi di jalanan Kota Surabaya. Bunga berwarna kuning indah itu semakin mempercantik jalanan, terutama jalan protokol pada saat Idul Fitri atau lebaran kali i...
Minggu, 16 Mei 2021 05:46 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Pembela utama korban kerusuhan 13 Mei 1998 adalah Ita Fatia Nadia. Aktivis perempuan ini kenyang teror. Bahkan ia pernah diancam oleh Jenderal Sintong Panjaitan.Ancaman itu dilakukan sang jenderal di Istana. Saat Fatia ...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...