Kamis, 29 Oktober 2020 17:47

Gus Menteri Puji Peran Muslimat NU dalam Pembangunan Desa

Jumat, 16 Oktober 2020 22:34 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Didi Rosadi
Gus Menteri Puji Peran Muslimat NU dalam Pembangunan Desa
Gus Menteri memuji peran Muslimat NU dalam pembangunan desa. Pernyataan itu disampaikan usai menerima silaturahim Ketua Umum Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa di kantor Kemendesa di Jakarta. foto: ist.

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Abdul Halim Iskandar memujib peran Muslimat NU yang sangat signifikan dalam pembangunan desa. Pasalnya, sebagai organisasi besar, Muslimat NU memiliki struktur dan kader hingga ke tingkat desa.

Karena itu, Halim Iskandar yang akrab disapa Gus Menteri mengaku selalu melibatkan kader Muslimat NU dalam kegiatan pemberdayaan desa. Terutama di daerah yang menjadi basis Muslimat NU.

"Banyak sekali program pembangunan menjadi sukses ketika melibatkan perempuan. Dan tentunya banyak kader Muslimat NU yang telibat dalam proses pembangunan di desa, terutama di daerah yang menjadi basis Muslimat NU," tutur Gus Menteri saat ditemui di kantor Kemendesa dan PDT di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (15/10/2020) malam.

Gus Menteri juga mengungkapkan, dalam kesempatan bertemu dengan Ketua Umum Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, pihaknya melaporkan bahwa BLT Dana Desa yang sudah dikelola dengan 8 juta keluarga penerima manfaat (KPM), sekitar 2,5 jutanya adalah perempuan kepala keluarga atau Peka.

Dirinya meyakini 2,5 juta penerima KPM yang masuk kategori peka adalah Muslimat. Menteri asal Jombang ini mengaku proses melibatkan perempuan dalam pembangunan desa tidak dilakukan secara sporadis.

"Karena itu kami melibatkan perempuan mulai perencanaan, pelaksanaan program, hingga evaluasi. Bahkan ada program Desa Peduli Perempuan," ujar pengasuh pondok pesantren Denanyar, Jombang itu.

Sementara itu, Ketua Umum Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa dalam kesempatan itu menjelaskan pertemuannya dengan Menteri Desa sebagai ajang silaturahim sesama orang Jawa Timur dan kader NU.

Dalam pertemuan itu, pihaknya juga sekaligus menyampaikan undangan untuk Menteri Desa agar hadir dalam Mukernas NU di Kota Batu, akhir bulan ini.

Adapun Rakernas dan Mukernas ini, lanjut Khofifah, akan diselenggarakan secara hybrid dan dihadiri perwakilan Muslimat NU dari 34 provinsi di Indonesia. Mengingat, saat ini masih dalam masa pandemi, sekalipun Jawa Timur dinilai sukses dalam penanganan Covid-19 oleh Presiden Joko Widodo.

Nantinya, beberapa pengurus dan perangkat akan hadir langsung, dan sebagian yang lain akan mengikuti kegiatan ini secara virtual.

“Masing-masing perangkat ada Yayasan Pendidikan, ada Yayasan Kesejahteraan Sosial. Kemudian ada Yayasan Himpunan Daiyah, ada Induk Koperasi Annisa, KBIH. Masing-masing juga akan mengikuti secara virtual,” ungkap Gubernur Jawa Timur ini.

Sebelum bertemu Menteri Desa, Khofifah telah bersilaturahim dengan Wakil Presiden RI, KH. Ma'ruf Amin, dan Ketua Umum PB NU, KH. Said Aqil Siradj. Khofifah mengundang kedua tokoh terdebut untuk hadir dalam Mukernas Muslimat NU sekaligus membuka dan menutup kegiatan tersebut. (mdr/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 28 Oktober 2020 18:30 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Selama ini, masyarakat jamak mengetahui khasiat minyak kayu putih dipakai sebagai penghilang masuk angin atau perut kembung. Jarang atau belum banyak yang tahu kalau minyak tersebut berasal dari sebuah tanaman kayu putih. ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Rabu, 28 Oktober 2020 10:49 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...