Jumat, 27 November 2020 07:41

Gua Surowono, Sungai di Bawah Tanah yang Ditemukan Sejak Tahun 1820

Rabu, 02 September 2020 16:50 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
Gua Surowono, Sungai di Bawah Tanah yang Ditemukan Sejak Tahun 1820
Tiga orang pengunjung saat sedang menikmati jernihnya air di pintu masuk pertama Gua Surowono. foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Di Kabupaten Kediri ada sungai yang mengalir deras dan jernih di bawah tanah. Aliran sungai di bawah tanah itu, orang menyebutnya sebagai Gua Surowono.

Gua yang terletak di Dusun Surowono, Desa Canggu, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri itu, merupakan lorong bawah tanah yang bercabang-cabang. Di dalamnya mengalir sebuah sungai yang airnya sangat jernih.

Gua Surowono ini, konon merupakan sistem kanal, bagian dari Candi Surowono, yang telah ada sejak zaman Kerajaan Kediri.

Samsul Ma'arif (65), juru pelihara (jupel) Gua Surowono menjelaskan, bahwa selama pamdemi Covid-19 ini, gua memang ditutup untuk umum sesuai anjuran Pemerintah. Tapi masih saja ada beberapa orang yang datang untuk keperluan lain, misalnya hanya untuk sekadar membasuh muka.

Menurut Samsul, berdasarkan cerita yang berkembang, gua ini ditemukan oleh orang pertama yang datang ke Desa Canggu pada tahun 1820 - 1830. Sebelum tahun itu, menurut Samsul, Desa Canggu ini masih berupa hutan belantara. 

"Ketika hutan dibabat untuk pemukiman, gua ini sudah ada. Di dalam gua terdapat lorong-lorong yang terdapat aliran, bisa dikatakan sungai di bawah tanah. Salah satu keturunan orang yang membuka Hutan Canggu sampai saat ini masih hidup, yaitu Ibu Hj. Tun," kata Samsul Ma'arif, Rabu (2/9).

Menurut Samsul, selain terdapat gua, di Dusun Surowono ini juga terdapat candi yang menjadi pendharmaan Bhre Wengker, yaitu Candi Surowono sebagai peninggalan Majapahit, juga menyimpan jejak sejarah Panjalu/Kediri.

"Pintu masuk pertama gua Surowono ini berada di tanah milik perorangan, yaitu milik mertua saya. Bisa saja dikelola oleh Pemerintah, asal ada perjanjian yang jelas," pungkas Saiful. (uji/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Selasa, 10 November 2020 09:44 WIB
Oleh: M. Mas’ud Adnan --- Peristiwa 10 November 1945 adalah tonggak sejarah sangat penting bagi bangsa Indonesia, terutama umat Islam. Sebab, pada momentum 10 November itulah, nasionalisme mendapat pemaknaan sangat signifikan dalam paradigma k...
Minggu, 22 November 2020 21:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Jumat, 06 November 2020 10:34 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...