Tokoh Muda NU Ini Berharap Ada Unsur Nasionalis-Religius di Pilwali Surabaya 2020

Tokoh Muda NU Ini Berharap Ada Unsur Nasionalis-Religius di Pilwali Surabaya 2020 Dr. dr. Sukma Sahadewa, S.H., M.H., Ketua LKNU Surabaya. (foto: DIDI ROSADI/ BANGSAONLINE)

Doktor lulusan Universitas Brawijaya ini memberi catatan kader NU yang layak dipilih itu ada empat kriteria. Pertama integritas, kedua kapabilitas, ketiga otoritas, dan keempat karitas.

Dokter Sukma mengakui NU mempunyai banyak stok kader yang mumpuni. Namun, ada empat kriteria yang bisa menjadi parameter kader NU yang layak direkomendasi.

"Siapa pun dia, harus kader yang paham struktural dan kultural NU. Bukan kader dadakan atau mendadak NU," imbuh Sukma.

Sejauh ini ada tiga nama kader NU yang masih bertahan di bursa Pilwali Surabaya 2020. Mereka adalah K.H. Zahrul Azhar Asumta (Pengasuh Ponpes Darul Ulum, Jombang), Dr. Lia Istifhama (Fatayat NU Jatim), dan Eri Cahyadi (Dewan Penasihat GP Ansor Surabaya).

"Semuanya kader NU dan jelas kiprahnya. Tapi yang sudah punya pengalaman membangun Surabaya itu Mas Eri Cahyadi. Beliau saat ini Kepala Bappeko Surabaya. Otak dari perencanaan pembangunan di Surabaya," pungkas Sukma. (mdr/zar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO