Ali Fauzi bersama Kapolres Lamongan AKBP Harun saat setelah melakukan upacara. foto: TRIWI YOGA/ BANGSAONLINE
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Polres Lamongan beserta kombatan teroris yang tergabung dalam Yayasan Lingkaran Perdamaian (YLP) berkolaborasi pada upacara peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ada yang berbeda dari upacara yang dilakukan YLP dan Polres dari tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya upacara dilakukan di Kecamatan Solokuro, kali ini keduanya bergabung di satu tempat, Polres Lamongan.
BACA JUGA:
- Produsen Teroris itu Islam atau Amerika? Ini Kata Chomsky, Ilmuwan Yahudi
- Prof. Anhar Gonggong: 17 Agustus 1945 Belum Ada NKRI
- Di Malam Resepsi HUT RI Ke-80, Bupati dan Wabup Sampang Apresiasi Paskibra yang Bertugas
- Bersama Ratusan Pemuda-pemudi, Vinanda Ikut Kirab Merah Putih Peringati HUT ke-80 Kemerdekaan RI
Kapolres Lamongan AKBP Harun, mengaku bangga dengan YLP karena dalam upacara ini mereka mau datang ke Mapolres Lamongan dan menjadi bagian dalam upacara.
"Kami bersyukur, Yayasan Lingkaran Perdamaian mampu menunjukan nasionalisme, patriotisme dengan lebih tinggi lagi, dengan mengikuti upacara di Mapolres Lamongan," katanya, Senin (17/8/2020).
Karena masih dalam kondisi Pandemi Covid-19, kombatan yang menjadi peserta upacara dibatasi hanya orang.
"Tapi tentunya, kami dari Polri, segenap bangsa Indonesia, mengapresiasi atas patriotisme nasionalisme yang ditunjukan oleh Yayasan Lingkaran Perdamaian. Ini patut kita dukung patut kita apresiasi dan kita banggakan," imbuhnya.
Sementara, Ali Fauzi pimpinan dari YLP, adik dari terpidana mati kasus teroris Amrozi, menyampaikan keunikan dalam upacara yang digelar dihalaman Polres Lamongan.






