Kamis, 01 Oktober 2020 10:40

Gugus Tugas Pastikan Surabaya Sudah Jalankan Inpres Nomor 6 Tahun 2020

Kamis, 06 Agustus 2020 19:37 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Yudi Arianto
Gugus Tugas Pastikan Surabaya Sudah Jalankan Inpres Nomor 6 Tahun 2020
Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Irvan Widyanto. (foto: ist).

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemkot Surabaya atau Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya memastikan sudah menjalankan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020. Inpres yang diterbitkan pada Selasa, 4 Agustus 2020 ini membahas tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Irvan Widyanto mengatakan, selama ini Gugus Tugas Surabaya melalui Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 28 dan 33, sudah melaksanakan berbagai hal yang telah diamanatkan dalam inpres tersebut. Salah satunya tentang pelibatan masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan beberapa unsur lainnya, sudah terwadahi dalam pembentukan Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo.

“Nah, pelibatan masyarakat di Surabaya itu sudah diatur dalam perwali dengan membentuk Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo. Selain itu, setiap tempat kerja, pelaku usaha, pelaku industri, perkantoran negeri maupun swasta, juga diminta untuk membentuk gugus tugas yang di dalamnya terdiri dari beberapa satgas. Jadi, di Surabaya sudah dilakukan,” kata Irvan di kantornya, Kamis (6/8/2020).

Kepala BPB Linmas Surabaya ini juga menjelaskan beberapa hal yang sudah dilakukan di Surabaya dan diamanatkan di inpres tersebut. Menurutnya, di dalam ketentuan pasal-pasal perwali yang mengatur kegiatan luar rumah, diatur mengenai pedoman tatanan normal baru yang di dalamnya memuat kewajiban menyusun protokol kesehatan, kewajiban menggunakan masker, mendeteksi suhu tubuh, membatasi jumlah pengunjung, dan sebagainya.

“Sedangkan di dalam inpres, hal tersebut merupakan bagian dari protokol kesehatan (protokol kesehatan memang memiliki arti lebih luas),” kata dia.

Selain itu, Irvan juga menjelaskan beberapa perbedaan antara inpres dengan perwali. Dalam inpres, beberapa klasifikasi seperti tempat kerja, sekolah, tempat ibadah, stasiun, terminal, bandara, dan berbagai tempat lainnya diklasifikasikan sebagai Tempat dan Fasilitas Umum. Sedangkan dalam perwali diklasifikasikan sebagai Kegiatan Luar Rumah.

“Nah, dalam klasifikasi tempat dan fasilitas umum yang diatur dalam inpres itu ada 15 poin. Kemudian dalam Perwali No. 28 Tahun 2020 Pasal 6 Ayat (5) kegiatan luar rumah ada 12 poin,” ujarnya.

Di samping itu, ada pula perbedaan dalam sanksi pelanggar protokol kesehatan. Di dalam inpres disebutkan sanksinya berupa teguran lisan atau tertulis, kerja sosial, denda administratif, dan penghentian atau penutupan sementara penyelenggaraan usaha.

Sedangkan dalam Perwali No 28 Tahun 2020 dan perubahannya, pada Pasal 34 Ayat (4), sanksi administratif berupa teguran lisan, teguran tertulis, paksaan pemerintahan (penyitaan KTP, pembubaran kerumunan, penutupan sementara atau paksaan pemerintah lainnya berupa memberikan makan ODGJ di Liponsos, push up, joget).

“Yang terakhir, dalam perwali juga disebutkan pencabutan izin, dan dalam inpres tidak ada sanksi pencabutan izin itu,” tegasnya.

Karena ada beberapa perbedaan ini, maka tidak menutup kemungkinan perwali tersebut akan ada perubahan. Sedangkan dasar untuk melakukan perubahan perwali itu adalah inpres tersebut.

“Jadi, tidak menutup kemungkinan kita akan melakukan perubahan perwali supaya lebih dipertajam dan disesuaikan dengan amanat inpres,” pungkasnya. (ian/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Rabu, 30 September 2020 20:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Pada tahun 90-an. Saat itu saya baru nikah. Saya bersama beberapa anak muda nongkrong di warung kopi. Tak jauh dari rumah. Warung itu terletak di pinggir jalan. Sekitar 300 meter dari Fakultas Kedokteran Universitas Ai...
Senin, 28 September 2020 22:43 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*32. waidhrib lahum matsalan rajulayni ja’alnaa li-ahadihimaa jannatayni min a’naabin wahafafnaahumaa binakhlin waja’alnaa baynahumaa zar’aanDan berikanlah (Muhammad) kepada mereka sebuah perumpamaan, dua...
Minggu, 27 September 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...