Senin, 21 September 2020 09:56

​Pastikan Kesiapannya, Bupati Haryanti Tinjau Pembangunan Laboratorium PCR di RSKK

Selasa, 28 Juli 2020 18:13 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Muji Harjita
​Pastikan Kesiapannya, Bupati Haryanti Tinjau Pembangunan Laboratorium PCR di RSKK
Bupati Kediri dr Hj Haryanti Sutrisno saat meninjau Laboratorium PCR di RSKK. foto: ist.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Bupati Kediri dr Hj Haryanti Sutrisno meninjau progres pembangunan Gedung Laboratorium mesin PCR (polymerase chain reaction), mesin untuk mendeteksi ada/tidaknya infeksi virus Corona baru atau SARS-CoV-2 pada pasien atau penderita yang menjadi obyek pemeriksaan, di RSUD Kabupaten Kediri, Senin (27/7).

Peninjauan itu merupakan upaya untuk memastikan kesiapan laboratorium agar segera melayani masyarakat, sehingga proses penanganan pasien Covid-19 di Kabupaten Kediri bisa lebih cepat.

Pemkab Kediri sekitar satu bulan yang lalu telah mendapatkan bantuan mesin PCR dari Gugus Tugas Pusat dan diterima langsung oleh Direktur RSKK Dr. dr. Ibnu Gunawan, M.M. Keberadaan mesin ini diharapkan dapat mempercepat penanganan Covid-19 dan tidak ada lagi pasien yang harus dirawat lama di rumah sakit karena menunggu hasil swab yang lama.

Dokter Ibnu Gunawan mengatakan bahwa kunjungan Bupati Kediri bukan dalam rangka peresmian, tetapi kunjungan kerja untuk mengetahui progres pembangunan. Pihaknya akan berhati-hati karena masih di masa pandemi, belajar dari transmisi di PDC Unair yang sempat berhenti operasional.

Ia mengatakan bahwa hal tersebut betul-betul dibangun dengan mengacu pada bio safety level 2, sehingga ruang ekstraksi berbahaya dan lain-lain itu sudah sesuai standar.

“Alhamdulillah, hari Senin-Selasa setting alat dan Rabu sudah mulai jalan. Kapasitas 35 sekali running, tetapi yang kita pakai 22 saja dulu, untuk pembelajaran. Bila yakin sudah safety betul bisa sampai 100,” kata Ibnu Gunawan usai mendampingi Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno.

Lebih lanjut dr Ibnu berhatap agar masyarakat nantinya betul-betul tertangani dengan cepat. Tidak terlalu lama seperti yang selama ini terjadi.

"Kami juga mengembangkan ruangan dari 23 ruang isolasi menjadi 40 ruang isolasi untuk prepare saja. Protokol kesehatan harus dijalankan seperti wajib cuci tangan dan lain-lain sesuai anjuran Pemerintah itu tetap harus dilaksanakan. Tidak ada tawar-menawar bila mau mencapai posisi angka yang cepat turun,” pungkasnya. (adv/kominfo)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Selasa, 15 September 2020 13:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Jumat, 11 September 2020 09:50 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...