Diduga Bunuh Diri, Seorang Warga Lompat dari atas Jembatan Sembayat Manyar

Diduga Bunuh Diri, Seorang Warga Lompat dari atas Jembatan Sembayat Manyar Warga berdatangan ke Jembatan Sembayat, tempat korban lompat ke sungai Bengawan Solo. foto: ist.

Kejadian itu oleh warga kemudian dilaporkan ke Polsek Manyar dan Bungah. Tak selang kemudian, petugas dari Polsek Manyar dan Bungah datang sekitar pukul 10.00 WIB di TKP. Motor korban yang tergelatak di TKP lalu dinaikkan ke mobil patroli. Sementara petugas sibuk meminta keterangan para saksi.

"Kami sudah meminta keterangan dua orang saksi yang kebetulan sedang berada di tepi Selatan Jembatan Sembayat. Kami belum bisa memastikan identitas korban, dan korban apakah bunuh diri atau kecebur dari atas jembatan," kata Aiptu Hery, salah petugas Polsek Manyar.

Berdasarkan data kepemilikan kendaraan yang tercatat di Kantor Samsat Gresik, motor Honda Beat berwarna biru putih tersebut milik Khariroh, warga Dusun Sido Fajar RT6 RW12, Desa Tajung Widoro (Mengare), Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik.

Namun, belum bisa dipastikan apakah pengendara motor yang terjun ke sungai Bengawan Solo itu adalah suami dari Khariroh atau orang lain. Polisi kini masih koordinasi dengan Kepala Desa (kades) setempat.

Sebelumnya, pada 12 Januari 2020, Muhamad Fuad Thofi Ihksan (23), warga RT 05 RW 03 Desa Abar-abir Kecamatan Bungah, juga nekat bunuh diri dengan terjun ke sungai Bengawan Solo dari Jembatan Sembayat. Mayat korban hingga saat ini belum ditemukan. (hud/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO