Senin, 10 Agustus 2020 22:09

RIK RSUD Sidoarjo Overload, Pemkab Kaji Peluang Dirikan RS Darurat

Senin, 29 Juni 2020 20:27 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Catur Andy
RIK RSUD Sidoarjo Overload, Pemkab Kaji Peluang Dirikan RS Darurat
Plt. Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin dan Kapolresta Sidoarjo, Kombespol Sumardji saat menggelar sidak di RSUD Sidoarjo.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Beragam upaya dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sidoarjo untuk menangani keterbatasan ruang isolasi. Senin (29/6/2020), Plt. Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin dan Kapolresta Sidoarjo, Kombespol Sumardji menggelar sidak di RSUD Sidoarjo untuk memastikan ketersediaan ruang perawatan.

Usai pertemuan, Kombespol Sumardji menerangkan bahwa kini kondisi RSUD Sidoarjo telah overload. Fasilitas kesehatan milik pemkab itu tak mampu lagi menampung pasien corona. "Sudah penuh," paparnya.

Dampaknya, selama satu minggu ke depan, RSUD Sidoarjo tak bisa menerima pasien Covid-19. Menurut Kombespol Sumardji, hal itu menjadi perhatian. "Kami mencari solusi terbaik untuk menampung pasien," jelasnya.

Pernyataan senada disampaikan Plt. Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin. Dia mengakui jumlah pasien corona terus bertambah. Laju kenaikan warga yang terkonfirmasi itu berdampak pada ketersediaan RIK (Ruang Isolasi Khusus). Rumah sakit rujukan kehabisan ruang isolasi.

Contohnya saja di RSUD Sidoarjo. Sebanyak 160 RIK penuh terisi. Belum lagi, ada 40 pasien corona bergejala yang dirawat di IGD. "RSUD Sidoarjo sudah tak mampu lagi menampung pasien. RS rujukan lain juga penuh," jelasnya.

Politikus PKB itu mengatakan, pemkab tengah berupaya keras mencari solusi menyediakan RIK. Sejumlah upaya dirancang. Misalnya saja bekerja sama dengan daerah lain.

Cak Nur, sapaan akrabnya, menyampaikan teknis skema tersebut. Jika ada pasien Covid-19 baru, pemkab akan merujuk pasien tersebut ke daerah lain. "Daerah yang masih memungkinkan merawat pasien corona," jelasnya.

Rencananya ada dua rumah sakit yang menjadi rujukan. Pertama, yakni RS Menur di Surabaya. Menurut Cak Nur, rumah sakit itu masih mampu menampung pasien. Pilihan kedua, yakni RS Saiful Anwar di Malang. "Rumah sakit lain masih kami telaah," ucap Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sidoarjo itu.

Solusi lain, lanjutnya, beberapa hari terakhir pemkab menerima paparan dari pihak ketiga. Penyedia tersebut sanggup membangun rumah sakit darurat dalam waktu singkat. Kurang lebih pembangunan berjalan satu bulan. "Sama seperti di Lamongan," terangnya.

Namun, sambungnya, pengajuan RS rujukan baru tetap bergantung pemerintah. Daerah harus mendapatkan lampu hijau. Hal itu membutuhkan waktu.

Lebih lanjut, Cak Nur mengatakan, sejumlah solusi terus dirancang. Pihaknya akan menentukan langkah terbaik. "Semua peluang kami kaji," pungkasnya. (cat/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 10 Agustus 2020 20:48 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tidak tanggung-tanggung, Pemkab Ngawi telah menyiapkan anggaran dari APBD senilai Rp 9,1 miliar untuk membuat area yang digadang-gadang akan menyerupai kawasan Malioboro Jogja.Budi Sulistyono, Bupati Ngawi melakukan pen...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...