Sabtu, 08 Agustus 2020 01:10

​Wali Kota Kediri Simak Arahan Presiden Joko Widodo Soal Penanganan Covid-19 Melalui Vidcon

Kamis, 25 Juni 2020 20:26 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Muji Harjita
​Wali Kota Kediri Simak Arahan Presiden Joko Widodo Soal Penanganan Covid-19 Melalui Vidcon
Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar didampingi Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana, Dandim 0809 Letkol Kav. Dwi Agung Sutrisno dan Sekeretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu saat vidcon penyampaian arahan dari Presiden Jokowi. (foto: ist).

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar didampingi Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana, Dandim 0809 Letkol Kav. Dwi Agung Sutrisno, dan Sekeretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu mengikuti video conference (vidcon) penyampaian arahan Presiden Joko Widodo terkait bagaimana penanganan Covid-19 di Jawa Timur yang bertempat di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Kamis (25/6/2020). Vidcon ini juga diikuti oleh seluruh Bupati dan Wali Kota se-Jawa Timur.

Dalam acara itu, Plt. Asisten Administrasi Umum Chevy Ning Suyudi, Kepala Pelaksana Harian BPBD Samsul Bahri, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr. Fauzan Adima turut hadir pula menemani wali kota saat vidcon dilangsungkan.

Setelah berakhirnya vidcon dengan Presiden Republik Indonesia, Wali Kota Kediri menyampaikan kembali arahan dari Presiden Jokowi bahwa semua orang harus memiliki perasaan yang sama, baik pemerintah maupun masyarakat bahwa saat ini masih dalam pandemi Covid-19, sehingga tidak perlu bergerombol dahulu, harus selalu menjaga jarak dengan orang lain, dan selalu menggunakan masker.

“Kalau tidak menggunakan masker ini betul-betul merugikan kita semua, bukan hanya panjenengan yang rugi tapi kita semua yang akan rugi,” ujarnya.

Lebih lanjut, wali kota menuturkan, untuk masalah ekonomi pemerintah akan menjaga kestabilan ekonomi Indonesia. Secara ekonomi masih baik untuk supply dan demand-nya atau ketersediaan bahan baku dijamin oleh pemerintah. Kemudian untuk masalah kesehatan, kabupaten dan kota diminta oleh Presiden Jokowi untuk mengendalikan dengan baik terkait Covid-19 ini, jangan sampai penularannya tersebar ke masyarakat.

“Disampaikan oleh Bapak Presiden Jokowi, juga harus satu manajemen baik Polri, TNI, pemerintah maupun masyarakat termasuk juga rumah sakit. Nanti kita juga akan memisahkan mana pasien yang ringan dan mana pasien yang berat,” terangnya.

Masih menurut wali kota, bahwa Kota Kediri belum New Normal. Sesuai arahan Presiden Jokowi bahwa sebelum New Normal itu harus ada prakondisi, jangan asal dibuka. Untuk di Kota Kediri sedang dilakukan, jadi tempat-tempat yang sering untuk berkerumun mohon maaf belum bisa dibuka karena itu ada risikonya dan risiko ini yang selalu diukur dengan baik.

Berikutnya, lanjut wali kota, untuk seluruh masyarakat, tokoh masyarakat, serta tokoh agama agar sama-sama menyosialisasikan tentang penggunaan masker, jadi ke mana-mana harus menggunakan masker karena menggunakan masker ini sangat penting untuk menjaga diri sendiri maupun orang lain.

“Sementara itu, pemerintah akan mempersiapkan rencana-rencana yang baik untuk kita semua yang ada di Kota Kediri maupun di sekitarnya juga. Saya minta terkait masalah bantuan sosial, bagi warga Kota Kediri yang merasa belum mendapatkan bantuan tapi terkendala secara ekonomi gara-gara Covid-19, silakan daftar ke kelurahan. Saya rasa kelurahan sudah mendistribusikan dan terus menerima pendaftaran-pendaftaran dari warga Kota Kediri," ujarnya.

Disampaikan oleh wali kota bahwa tidak semuanya nanti terkait masalah perekonomian itu akan buka sekaligus, semuanya akan dilihat mana risiko yang paling rendah. Risiko yang paling rendah ini akan dibuka terlebih dahulu, sedangkan risiko-risiko yang tinggi ini akan ditahan dahulu untuk mengendalikan virus corona ini.

"Contohnya risiko yang tinggi itu adalah tempat bermain, tempat game, tempat nonton, serta tempat berenang itu masih belum bisa kita buka dan taman-taman belum bisa juga kita buka untuk sementara ini supaya kita bisa tetap mengendalikan,” tegasnya.

Terakhir, Wali Kota Kediri menyampaikan bahwa akan terus melakukan tracing, dan juga melakukan random rapid test di tempat-tempat umum yang ada di Kota Kediri. (uji/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...