Sabtu, 08 Agustus 2020 16:21

Gubernur Khofifah: Maklumat Tebuireng Kuatkan Peran Tokoh Agama Ajak Patuhi Protokol Kesehatan

Senin, 22 Juni 2020 22:10 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Gubernur Khofifah: Maklumat Tebuireng Kuatkan Peran Tokoh Agama Ajak Patuhi Protokol Kesehatan
Gubernur Jatim Khofifah (kedua kiri) didampingi Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin (kiri) saat meninjau kesiapan menghadapi normal baru di Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mendukung seruan maklumat Tebuireng berisi tujuh pandangan yang ditandatangani pengasuh pesantren Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz. 

Atas tujuh pandangan yang ditujukan sebagai seruan dan rekomendasi kepada pemerintah, Gugus Tugas Covid-19, serta masyarakat luas, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa minta agar seruan maklumat tersebut dapat dijadikan panduan dalam mengatasi pandemi Covid-19 lebih efektif.

"Maklumat ini akan menguatkan kita semua, tidak saja bagi pemerintah pusat, pemerintah provinsi Jatim, dan pemerintah kabupaten/kota,  namun maklumat ini untuk multi stakeholders mulai tokoh agama, budaya, termasuk masyarakat dan keluarga terdampak," imbuhnya

"Sejak dulu pimpinan Pondok Pesantren selalu memberi fatwa yang baik untuk kemaslahatan bangsa saat dipandang perlu. Ponpes adalah bagian integral bagi kekuatan bangsa, negara, dan masyarakat kita semua, termasuk saat pandemi seperti ini," pujinya.

"Untuk pemulasaraan mayit dan hak mayit muslim dishalati misalnya, maklumat ini tentu sangat sesuai dengan harapan masyarakat, terutama umat Islam yang memiliki norma dan tata cara perawatan dan pemenuhan hak mayit," katanya bersungguh-sungguh.

"Saya segera memberi perintah tatkala mendengar laporan dan fenomena saling paksa antara petugas dengan keluarga di satu pihak dan hak mayit dan keluarga di lain pihak," tambahnya.

Beberapa poin tersebut memberi pencerahan dan pencerdasan yang luar biasa bagi semua pihak. Mantan Menteri Sosial itu sudah mengeluarkan imbauan ke semua rumah sakit (RS), agar jenazah muslim harus dipastikan disalati. 

Dia juga sepakat dengan usulan sholat jenazah ketika jenazah berada di dalam ambulans. "Itu sudah pernah kami tekankan dan contohkan langsung. Saat itu jenazah salah satu dosen UINSA yang hendak dimakamkan di Ponorogo, sementara perawatannya di Surabaya," terangnya. 

Khofifah bersama Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Rumpun Kuratif dr. Joni Wahyuhadi memandu proses pelepasan jenazah dini hari dari RS. Dr. Soetomo Surabaya.

Dalam situasi tugas seperti ini, Khofifah berucap terima kasih kepada Kiai Abdul Hakim yang juga pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang. Sebagaimana diketahui, Gubernur Jatim ini sangat dekat dengan Gus Dur dan keluarga, baik sebagai Menteri maupun sebagai pribadi. Begitu pula dengan KH. Sholahuddin Wahid dan keluarga besar Tebuireng.

"Matur nuwun, matur nuwun, beliau-beliau mengapresiasi kerja keras pemerintah, utamanya, pemeriksaan secara massif dan pelacakan kasus (tracing) di masyarakat. Ini dukungan moral yang besar bagi kami,” imbuhnya.

Senada dengan maklumat tentang perbaikan strategi komunikasi publik, Gubernur Jawa Timur yang juga Ketua Umum PP Muslimat ini selalu proaktif mengajak tokoh masyarakat baik silaturrahim secara langsung, diskusi dalam fokus grup, pertemuan melalui virtual, maupun melalui konferensi pers secara rutin dengan data dan informasi yang dipertanggungjawabkan melalui verifikasi ketat dan terukur, jujur, amanah sebagai rasa tanggung jawab.

Khofifah selalu mendorong timnya untuk update data setiap hari tanpa kecuali, dilakukan dg seksama dalam rangka pertanggung jawaban moral dan kejujuran informasi. “Pemprov Jatim sesuai kekuatannya memberi perhatian khusus, penghargaan baik moril, APD maupun material sebagaimana arahan pemerintah pusat. Memang pandemi ini ujian bagi kita semua,” imbuhnya.

Khofifah sangat setuju dengan keterlibatan tokoh masyarakat, tokoh agama dan budaya. Selama ini, sosialisasi yang dilakukan gugus tugas mengundang tokoh masyarakat dan menghadiri ponpes dan silaturrahim ke tokoh tokoh agama.

Khofifah berucap terima kasih atas masukan dan nasihat ini. "Demi kamaslahatan bersama dan memohon doa restu agar kita semua diberi kekuatan dan kemudahan dalam mengatasi masalah Covid-19 yang juga mendera 218 negara di seluruh dunia ini," tukasnya. (tim)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...