Minggu, 12 Juli 2020 00:17

Warga Sidoarjo yang Terjaring Razia PSBB Jilid III Tembus 1.221 Pelanggar

Rabu, 03 Juni 2020 18:52 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
Warga Sidoarjo yang Terjaring Razia PSBB Jilid III Tembus 1.221 Pelanggar
Petugas gabungan sedang mengamankan para pelanggar.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Berulang kali tim gabungan menggelar penindakan namun, masih ada saja warga yang terjaring razia. Rabu (3/6), sebanyak 77 pengendara ditindak petugas karena melanggar aturan PSBB jilid III.

Heri Siswoko, salah satu pengendara warga Desa Sumorame, Candi yang ditindak saat melintas di Jalan KH Ali Mas'ud ini tidak mengenakan masker. Saat ditanya petugas, ada saja alasan yang disampaikan. "Saya mau beli masker," cetus pria 35 tahun itu.

Pengemudi mobil juga tak luput dari sasaran. Salah satunya M. Iman. Awalnya, petugas tak bisa melihat Iman memakai masker atau tidak. Pasalnya, kaca mobilnya hitam pekat.

Namun, saat tim gabungan memintanya menurunkan kaca mobil, Iman tak bisa menutupi kesalahannya. Dia berkendara tak memakai penutup wajah. "Padahal rumah saya sudah dekat," ucap warga perumahan Grand Teratai tersebut.

Total, sebanyak 77 pengendara yang menerima sanksi dari tim gabungan. KTP-nya disita karena mereka melanggar aturan PSBB jilid III.

Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Yani Setyawan menjelaskan, jumlah pelanggaran PSBB III masih tinggi. Setiap hari, ada saja warga yang terjaring razia. "Saat ini totalnya mencapai 1.221 pelanggar," terangnya.

Mayoritas pelanggaran yaitu warga tidak mengenakan masker. Disusul, pengendara yang berboncengan tidak satu KTP. Ada juga yang kelayapan tak jelas. "Tak bisa menunjukkan surat keterangan RT/RW," jelentrehnya.

Menurut Yani, Kota Delta bakal bersiap menjalankan new normal. Nah, syarat yang harus dipenuhi yaitu warga diminta menerapkan protokol kesehatan. Di antaranya mengenakan masker saat keluar rumah, rajin mencuci tangan, serta menjaga jarak (physical distancing).

Menurut dia, kesiapan new normal harus dipenuhi. Jika tidak, jumlah warga yang terpapar Corona terus bertambah. "Kami minta warga harus terbiasa menaati regulasi," jelasnya.

Mendekati akhir PSBB jilid III, pemkab bakal melakukan evaluasi. Ketika jumlah pelanggar terus bertambah, bukan tidak mungkin sanksi yang dikenakan semakin berat. Salah satunya sanksi sosial.

Kasatpol PP Widiyantoro Basuki mengatakan, sampai saat ini ada 15 pelanggar yang mendapatkan sanksi sosial. Mereka dihukum menjadi relawan Corona, bekerja di dapur umum, hingga membersihkan jalan dan tempat umum. "Yang berulang kali melanggar ikut memakamkan Covid," pungkasnya. (cat/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...