Jumat, 10 Juli 2020 23:51

Langgar Aturan PSBB, Pemilik Warkop Diperingatkan Pol PP

Rabu, 27 Mei 2020 15:17 WIB
Editor: .
Wartawan: Agus Salimullah
Langgar Aturan PSBB, Pemilik Warkop Diperingatkan Pol PP
Surat teguran dari Satpol PP untuk warkop yang melanggar aturan PSBB.

KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Warung kopi (warkop) yang berlokasi di Jalan Munif sebelah Selatan Alun-alun Kota Batu, Rabu (27/5) pagi didatangi petugas Pol PP. Petugas memberikan teguran kepada pemiliknya.

Pasalnya, pemilik warung dianggap tidak mengindahkan aturan main yang ditetapkan selama masa PSBB Malang Raya.

"Hari ini saya mendapat 'surat cinta' dari petugas Pol PP," ungkap Bagus Rochadi, pemilik warkop, Rabu (27/5).

Petugas Pol PP menganggap pihaknya tidak menyediakan tempat cuci tangan, tidak menjaga jarak pengunjung, membiarkan pengunjung tidak memakai masker, dan tidak menerapkan take away kepada konsumen. Akibat didatangi petugas, pengunjung pun langsung keluar warkop.

Di tempat usahanya ini, ia mempekerjakan 2 orang karyawan. Seorang karyawan berstatus anak yatim piatu tanpa penghasilan. Satunya lagi warga yang dulunya kerjanya serabutan.

"Karena kasihan, saya buka warung kopi ini buat mereka. Namun, kemudian secara sepihak, warkop disuruh tutup. Saya mau taat peraturan, asalkan 2 karyawan saya dijamin kelangsangan hidupnya. Akan tetapi, Satpol PP memaksa tutup atau take away. Lha, dari dulu budaya warkop kan tempat orang njagong, silaturahmi, dan nongkrong," terangnya.

Ia juga menyayangkan tidak dilibatkannya masyarakat dalam pengambilan kebijakan, hingga muncul Perwali 48 tahun 2020 tentang PSBB. "Seharusnya, kalau hendak mengeluarkan perwali, ada instrumen masyarakat terkait diajak rundingan. Kemudian setelah Perwali terbit ada sosialisasi," katanya.

"Jadi kebijakan yang ada tidak memberatkan masyarakat, dalam tanda kutip yang selalu kalah dan jadi korban adalah masyarakat kecil," tuturnya.

Ahnan T. Wijaya, salah seorang warga Batu lainnya mendukung upaya pengambilan kebijakan dengan melibatkan masyarakat. "Saya setuju. Seharusnya dalam setiap mengambil kebijakan, pemerintah melibatkan masyarakat. Jadi, apa yang tertuang dalam perwali itu sepenuhnya untuk masyarakat," ungkapnya. (asa)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...