Kamis, 29 Juli 2021 04:06

​Kumpulkan Massa, Penyaluran Bantuan Sembako Pemkot Blitar Banjir Kritik Pedas

Sabtu, 18 April 2020 11:33 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Akina Nur Alana
​Kumpulkan Massa, Penyaluran Bantuan Sembako Pemkot Blitar Banjir Kritik Pedas
Pembagian sembako yang dilakukan Pemkot Blitar dengan mengumpulkan banyak massa.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Kritik pedas yang ditujukan kepada Pemkot Blitar datang dari sejumlah anggota DPRD Kota Blitar. Hal ini setelah Pemkot Blitar melakukan aksi bagi-bagi sembako gratis dengan mengumpulkan massa di tengah pandemi Corona.

"Di tengah mewabahnya virus Covid-19 yang makin meluas, penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Pemerintah Kota Blitar diwarnai dengan kerumunan massa. Ini sudah dilakukan beberapa kali. Terakhir di gedung kesenian," ungkap Anggota DPRD Kota Blitar dari Fraksi PDI-P, Galih Hendra Asmara, Sabtu (18/4/2020).

Dikatakan Galih, dewan mendapat laporan dari masyarakat terkait pembagian sembako. Warga mengadu jika pembagian sembako dengan berkerumun dinilai berpotensi penularan Covid-19. Meskipun penyalurannya menerapkan protokol kesehatan yakni disediakan wastafel portabel, tempat duduk diatur jarak, penerimanya juga wajib pakai masker.

"Pembagian bantuan kan tidak mesti mengumpulkan massa. Saya sudah mendapat laporan dari masyarakat bahwa pembagian sembako di rumah warga di beberapa kelurahan dua hari terakhir ini ada banyak orang berkumpul. Saya bahkan dapat kiriman foto-foto saat penyaluran sembako tersebut. Mari kita sama-sama pahami dulu bahwa untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 ini butuh suatu tekad, disiplin, dan kepatuhan seluruh masyarakat Indonesia termasuk, pejabat pemerintahan, para penegak hukum dan semuanya. Artinya bahwa setiap warga negara harus patuh kepada himbauan pemerintah," tegasnya.

BACA JUGA : 

Manfaatkan Bus Sekolah, Pemkot Blitar Launching Vaksinasi Door to Door

Kota Blitar Masuk PPKM Level 4, Santoso: Namun Ada Kelonggaran

Matikan Lampu Kota di Malam Hari, Strategi Pemkot Blitar Cegah Kerumunan Saat PPKM Darurat

Beber Dagangan Berupa Bra dan CD, Pedagang Stadion Blitar Demo di Depan Gedung DPRD

Galih menambahkan, hal yang dilakukan Pemkot Blitar ini berbanding terbalik dengan imbauan pemerintah kepada masyarakat. Pemerintah melarang warga masyarakat berkumpul dan melakukan Physical serta Social Distancing.

"Ini kan lucu, masyarakatnya diimbau untuk patuh, tapi pemimpinnya malah tidak patuh," ujar dia.

Galih meminta kepada pemkot agar ke depan penyaluran sembako dilaksanakan dengan teknis dibagikan langsung ke rumah-rumah warga. Dengan memperhatikan protokol kesehatan.

"Bantuan sembako dari Pemkot tentu sangat membantu masyarakat kota Blitar, ditengah wabah yang makin meluas ini tentu banyak warga yang makin sulit ekonominya. Namun sebenarnya bisa disiasati agar penyaluran sembako ini tidak mengundang banyak orang. Bisa diantar ke rumah masing-masing," tandasnya.

Hal senada diungkapkan Totok Sugiarto dari Fraksi PKB. Totok menilai penyaluran yang mengundang banyak orang sangat berbahaya. Dirinya mendesak Pemkot harus mematuhi ketentuan physical distancing atau jaga jarak.

"Apalagi kalau misalnya ini ditumpangi oleh kepentingan pribadi atau golongan, ini melanggar aturan," tegas Totok.

Untuk diketahui, Pemerintah Kota Blitar menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bulan April ke 21 kelurahan di Kota Blitar. Penyaluran dimulai sejak Rabu 15 April 2020. (ina/ns)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...