Camat Gresik Purwanto bersama tim dari Petrokimia Gresik saat penyemprotan disinfektan di lingkungan Kantor Kecamatan. foto: ist
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Petrokimia Gresik sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) turut berperan serta terhadap upaya pencegahan Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 di berbagai daerah.
Salah satunya diwujudkan dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Tanggap COVID-19. Petrokimia Gresik ditunjuk sebagai koordinator BUMN untuk wilayah Jawa Timur.
BACA JUGA:
- Musim Tanam 2026: Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi
- Perkuat Regenerasi Petani dan Cetak Agripreneur, PG Beri Beasiswa 50 Siswa SMK Pertanian
- Hadapi Dinamika Global, Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Sulfur
- Dukung Pertumbuhan UMKM Warga Sekitar, Petrokimia Gresik Kembali Gelar Bazar Ramadhan Lontar 2026
Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik Yusuf Wibisono menjelaskan, perusahaan sepenuhnya mendukung upaya Kementerian BUMN.
Sebagai koordinator wilayah Jatim, Petrokimia Gresik telah melaksanakan berbagai program pencegahan COVID-19, baik di lingkup internal hingga masyarakat sekitar perusahaan.
"Pencegahan COVID-19 untuk lingkungan sekitar perusahaan terbagi menjadi dua program, yakni untuk tempat ibadah dan untuk masyarakat sekitar," ujar Yusuf.
Adapun tempat ibadah yang menjadi sasaran program ini yaitu 22 masjid dan 3 gereja yang ada di Kecamatan Gresik, Kebomas dan Manyar.
Selain itu, lanjut Yusuf, setiap tempat ibadah menerima bantuan berupa cairan disinfektan, yaitu karbol sebanyak 3 liter, sabun cair 1 liter, hand soap 5 botol, hand sanitizer 3 botol, dan peralatan lainnya.
Juga terdapat banner yang berisikan pesan kepada jamaah untuk selalu waspada pada penyebaran COVID-19, serta bantuan uang tunai senilai 200 ribu rupiah kepada pengelola tempat ibadah.
"Paling utama, kami memberikan edukasi, dan mengajak untuk bersama-sama melakukan praktik pencegahan penularan COVID-19 di masjid dan gereja," jelasnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




