Sekda Ir. Edy Rasiyadi, M.Si sedang melakukan video conference dengan BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur terkait LKPD tahun 2019.
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep Ir. Edy Rasiyadi, M.Si melakukan video conference dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Jawa Timur.
Video conference itu upaya BPK RI Jawa Timur dalam rangka tetap menindaklanjuti Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2019, di tengah pandemi Virus Corona (Covid-19).
BACA JUGA:
- Bupati Fauzi Pangkas Jam Kerja ASN Sumenep Selama Ramadhan 1447 H
- Lakukan Pendataan, BPBD Sumenep Sebut Pemkab akan Perbaiki 198 Bangunan Rusak akibat Puting Beliung
- Lampaui Target, Realisasi Investasi Sumenep 2025 Tembus Rp2 Triliun Lebih
- DBHCHT Sumenep 2026 Turun jadi Rp33,1 M, DPRD Ingatkan Pemkab Soal Skala Prioritas Program
Pemerintah Kabupaten Sumenep telah menyampaikan LKPD tahun anggaran 2019 kepada BPK RI Jawa Timur pada tanggal 19 Maret 2020 kemarin. “Intinya, kami siap memberikan dukungan data apapun yang menjadi kebutuhan audit LKPD 2019, meskipun penyampaiannya harus melalui online seperti Surat Elektronik (Surel) dan lainnya,” terang Sekda di sela-sela kegiatannya, Kamis (02/04/2020).
Sekda Edy Rasiyadi melakukan Video Conference didampingi oleh Kepala Inspektorat Kabupaten Sumenep Titik Suryati, Kepala Bapedda Yayak Nurwahyudi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ferdiansyah Tetrajaya.
Menurut Sekda, Video conference sangat efektif untuk mengurangi kegiatan tatap muka yang saat ini dibatasi dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19. "Lebih-lebih, melalui video conference tidak mengurangi substansinya, baik dari sisi pelaporan dan dialog tetap berjalan," katanya.
Ia berharap, audit LKPD tahun anggaran 2019 oleh BPK RI Perwakilan Jawa Timur bisa dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Sehingga, Pemerintah Daerah bisa melangkah melakukan perubahan atau penyusunan anggaran program tahun 2021. (aln/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




