Jumat, 10 Juli 2020 00:30

Jamu PSIS Semarang, Persela Lamongan Tak Ingin Malu di Kandang Sendiri

Jumat, 06 Maret 2020 23:23 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Nur Qomar Hadi
Jamu PSIS Semarang, Persela Lamongan Tak Ingin Malu di Kandang Sendiri
Nil Maizar, Pelatih Persela Lamongan (kiri).

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Persela Lamongan tak ingin malu di hadapan supporternya LA Mania saat menjamu PSIS Semarang, di Stadion Surajaya, Sabtu (7/3) besok.

Pada laga home perdana musim ini, Persela ingin meraih poin penuh. Begitu juga PSIS ingin mencuri poin di kandang Persela.

"Kami tidak ingin main-main untuk pertandingan melawan PSIS. Kemarin kita sudah sepakat untuk melupakan hasil kekalahan di laga away melawan Persib. Kini kita akan berjuang keras di laga kandang perdana, di hadapan LA Mania. Kami tidak ingin malu kepada supporter," tegas Kapten Tim Persela Eki Taufiq di sesi Pre-Match Press Conference, Jum'at (6/3).

Eki mengakui jika materi pemain saat ini yang ada dalam timnya banyak wajah baru. Namun itu tidak menjadi kendala serius di internal tim.

"Memang mayoritas pemain kita baru, tetapi kita telah menjalin komunikasi yang bagus sesama. Baik di lapangan maupun di luar lapangan. Dan kita selalu melatihnya terus sehingga menjadi sebuah kebiasaan," terang Eki.

Bermodal hasil evaluasi dari laga perdana di kandang Persib Bandung, Laskar Joko Tingkir melalui pelatihnya Nil Maizar telah memperbaiki dari sisi teknis dan taktik.

"Kita sudah memperbaiki kekurangan kami. Kesalahan-kesalahan secara individual maupun secara tim tidak akan terjadi lagi. Melawan PSIS adalah pertandingan pertama kita di kandang sendiri dan kita bersama punya tekad untuk bisa memenangkan pertandingan," tegas Nil Maizar.

Ia berharap, para pemain Persela harus fokus dan konsentrasi. Sehingga dapat mencurahkan segala kemampuan terbaiknya saat melawan PSIS Semarang.

"Gabrile D Carmo telah kami pastikan bakal bisa main. Yang penting anak-anak besok mampu fokus dan ini adalah pertandingan yang sangat menentukan untuk ke depannya. Di setiap pertandingan kan kita itu harus selalu memperbaiki dan memperbaiki. Seluruh komponen telah sepakat akan itu," papar pelatih asal Padang tersebut.

Sementara, juru taktik PSIS Semarang Dragan Dukanovic mengaku telah melakukan analisa pertandingan yang sudah dijalani tuan rumah.

"Kami kemarin sudah menganalisa kekuatan dan kelemahan Persela. Meskipun Persela kemarin kalah melawan Persib, kami tetap fokus untuk melawan dan seluruh pemain telah siap," ujar Dragan.

Dragan enggan untuk mengamini sejarah tradisi kemenangan tim PSIS yang pada musim lalu mampu mencuri poin penuh di Surajaya.

"Begini, menurut saya sendiri tidak terlalu mengamini sebuah tradisi sejarah kemenangan. Karena di setiap permainan mengalami perbedaan kondisi, situasi, maupun cuaca. Tetapi kami tetap optimis dengan tim kami dan fokus untuk melawan Persela di pertandingan besok," terangnya.

Menurut Dragan, Persela adalah tim yang sangat bagus serta memiliki pemain berkualitas, seperti Rafinha, lalu Gabriel D Carmo. "Lawan Persela adalah pertandingan besar, jadi kami akan mengkondisikan sebaik mungkin," pungkasnya. (qom/ian) 

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...