Kantor Pemda di jalan Jokotole tergenang banjir. Para pegawai yang akan pulang harus dievakuasi dengan perahu karet.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Hujan deras disertai petir yang mengguyur Kota Pamekasan sejak pukul 12.00 sampai pukul 17.00 membuat beberapa titik di kota Pamekasan tergenang air, Senin (17/02/20).
Bahkan di kantor Pemerintah Daerah di jalan Jokotole, genangan air mencapai hampir 1 meter. Sehingga, para pegawai yang akan pulang harus dievakuasi dengan perahu karet.
BACA JUGA:
- Atasi Banjir di Madura, Anggota DPRD Jatim Dorong Pemprov-Pemda Susun Penanganan Jangka Panjang
- Tinjau Sungai Penyebab Banjir di Pamekasan, Wagub Jatim Minta Warga Jangan Buang Sampah Sembarangan
- Jelang Tengah Malam, Pj Bupati Pamekasan Sambangi Warga Terdampak Banjir di Beberapa Titik
- 30 Bencana Alam Sambut Pergantian Tahun di Kabupaten Pamekasan
Sedangkan titik langganan banjir lainnya seperti jalan Brawijaya di kantor KPU juga sudah terendam hampir 40 cm. Di Niaga gang 1, jalan Gazali, Nyalabu Laok, jalan Kabupaten juga terendam banjir.
Ada sekitar 13 titik banjir akibat guyuran hujan dengan intensitas tinggi. Daerah Jungcangcang dan Gladak Anyar merupakan daerah terparah. Bahkan di perumahan Nyalabu Daya, air sudah masuk ke rumah rumah penduduk.

Hujan deras juga merobohkan pagar kantor kecamatan Pamekasan yang berada di jalan Trunojoyo, dan juga merobohkan pohon asam yang sudah berumur ratusan tahun sehingga penimpa rumah seorang warga di Desa Dasok kecamatan Pademawu.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




